INDOZONE.ID - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah belum berencana menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi, meskipun harga minyak dunia mengalami kenaikan akibat konflik geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran.
“Sampai sekarang belum ada kebijakan untuk mengubah subsidi BBM, dalam pengertian menaikkan harga BBM,” kata Purbaya kepada wartawan di Jakarta.
Purbaya menjelaskan bahwa kondisi pasokan minyak dalam negeri masih aman, sebagaimana juga disampaikan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.
Menurutnya, perkembangan harga minyak dunia saat ini masih berada di bawah batas yang dapat ditanggung oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Baca juga: Bahlil Tegaskan Stok BBM 20 Hari Bukan Kondisi Darurat
Artinya, APBN masih memiliki ruang untuk menahan dampak volatilitas harga minyak global tanpa harus menaikkan harga BBM subsidi.
Meski demikian, pemerintah akan terus memantau perkembangan situasi dalam beberapa waktu ke depan sebelum mengambil kebijakan lebih lanjut.
“Sekarang belum saatnya mengambil keputusan, karena uangnya masih cukup,” ujar Purbaya.
Purbaya mengatakan pemerintah akan memantau perkembangan harga minyak dunia selama sekitar satu bulan ke depan untuk melihat tren yang terjadi.
Setelah itu, pemerintah akan mempertimbangkan langkah kebijakan yang paling tepat jika diperlukan.
“Kita lihat kondisi seperti apa. Nanti setelah sebulan, kami prediksi harga minyak seperti apa sehingga kami bisa mengambil kebijakan yang pas,” katanya.
Baca juga: DEN Pastikan Stok BBM Nasional Aman, Masyarakat Diminta Tidak Panik
Ia juga mengingatkan bahwa Indonesia telah beberapa kali menghadapi lonjakan harga minyak dunia dan mampu melewati situasi tersebut dengan kebijakan yang tepat.
Dalam kesempatan terpisah, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia juga menegaskan bahwa pasokan BBM nasional masih aman, termasuk untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan puasa dan Idul Fitri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA