Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 04 MARET 2026 • 19:00 WIB

Bahlil Tegaskan Stok BBM 20 Hari Bukan Kondisi Darurat

Bahlil Tegaskan Stok BBM 20 Hari Bukan Kondisi DaruratMenteri ESDM Bahlil Lahadalia didampingi Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Satya Widya Yudha (kiri) di kantor Kementerian ESDM, Jakarta. (ANTARA FOTO-Muhammad Adimaja)

INDOZONE.ID - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, meluruskan informasi yang beredar terkait kemampuan stok bahan bakar minyak (BBM) nasional yang disebut hanya cukup untuk 20 hari akibat dampak konflik di Timur Tengah.

Bahlil menegaskan angka tersebut bukan menunjukkan kondisi darurat, melainkan menggambarkan kapasitas daya tampung atau storage BBM yang selama ini dimiliki Indonesia.

“Memang sejak dahulu, sudah sejak lama, bahwa kemampuan storage kita, daya tampung BBM kita di Republik Indonesia ini tidak lebih dari 21 sampai 25 hari,” kata Bahlil di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Baca juga: Airlangga: Perang AS-Iran Berpotensi Dorong Kenaikan Harga BBM di Dalam Negeri

Menurutnya, standar ketahanan stok BBM nasional selama ini berada pada kisaran 20–21 hari, dengan batas maksimal sekitar 25 hari. Dalam rapat bersama Dewan Energi Nasional (DEN), rata-rata ketahanan stok BBM tercatat berada di level 22–23 hari.

Bahlil menjelaskan keterbatasan tersebut bukan karena pasokan energi yang tidak tersedia, melainkan karena kapasitas tangki penyimpanan yang belum cukup besar untuk menampung cadangan dalam jumlah lebih besar.

“Kalau kita mau tambah, kita simpan di mana? Storage-nya memang belum cukup,” ujarnya.

Ia pun meminta agar informasi mengenai stok BBM tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat, karena persoalan utama berada pada infrastruktur penyimpanan, bukan pada ketersediaan pasokan energi.

Target Cadangan Energi Tiga Bulan

Lebih lanjut, Bahlil mengatakan pemerintah di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto tengah mempercepat pembangunan fasilitas penyimpanan energi untuk memperkuat ketahanan energi nasional.

Baca juga: Jurus Jitu Pemerintah Dorong Swasembada Energi Nasional

Pemerintah menargetkan kapasitas cadangan energi nasional dapat mencapai hingga tiga bulan, sejalan dengan standar minimum yang banyak diterapkan secara global.

“Arahan Bapak Presiden Prabowo memerintahkan kepada kami untuk segera membangun storage supaya ketahanan energi kita ada. Storage-nya berapa lama? Insyaallah rencana sampai dengan tiga bulan,” kata Bahlil.

Langkah tersebut diharapkan menjadi fondasi penting dalam memperkuat sistem ketahanan energi Indonesia, terutama dalam menghadapi dinamika geopolitik global dan potensi gangguan pasokan energi dunia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Bahlil Tegaskan Stok BBM 20 Hari Bukan Kondisi Darurat

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!