INDOZONE.ID - Bagi kamu yang tertarik berkarier di dunia perbankan, posisi funding officer mungkin sudah cukup sering terdengar.
Namun, tidak sedikit yang masih bertanya-tanya sebenarnya funding officer itu apa dan apa saja tugasnya.
Profesi ini memiliki peran penting karena menjadi ujung tombak dalam menghimpun dana nasabah, untuk mendukung pertumbuhan bisnis bank.
Tidak hanya soal mencari nasabah, funding officer juga dituntut memiliki kemampuan komunikasi dan manajemen yang baik.
Selain itu, posisi ini menawarkan peluang karier yang cukup menjanjikan dengan jenjang yang jelas.
Lalu, apa saja tugas funding officer dan bagaimana jalur kariernya di dunia perbankan? Berikut informasi lengkapnya.
Apa Itu Funding Officer
Funding officer adalah profesi di lembaga keuangan yang berfokus menghimpun dana dari nasabah. Peran ini penting karena menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan dan stabilitas keuangan perusahaan.
Nah, tugasnya tidak hanya mengumpulkan dana, tetapi juga menjaga hubungan baik dengan nasabah agar tetap loyal dan percaya.
Baca juga: Ekonom Bank Sentral Inggris: Inflasi Inti Masih di 2,5%, Suku Bunga Jangan Diturunkan Dulu
Selain itu, funding officer juga bertanggung jawab menyusun laporan keuangan secara rutin sebagai bahan evaluasi manajemen.
Mereka juga mengelola administrasi yang berkaitan dengan arus pemasukan dan pengeluaran dana agar tetap tertib dan terkontrol.
Tugas Utama Funding Officer
Tugas utama funding officer adalah mencari dan menghimpun dana pihak ketiga, seperti tabungan, giro, dan deposito dari nasabah.
Mereka ini aktif menawarkan produk simpanan kepada calon nasabah melalui pendekatan langsung, relasi, maupun strategi pemasaran.
Selain itu, funding officer juga bertanggung jawab membangun dan menjaga hubungan baik dengan nasabah agar tetap loyal. Mereka perlu memahami kebutuhan finansial nasabah untuk menawarkan solusi produk yang tepat.
Lebih dari itu, proses administrasi, pembukaan rekening, hingga pemantauan target dana, juga menjadi bagian dari tanggung jawabnya.
Dengan kinerja yang konsisten, funding officer membantu meningkatkan pertumbuhan dana dan kepercayaan nasabah terhadap lembaga keuangan.
Kualifikasi dan Kisaran Gaji
Adapun beberapa kualifikasi dan gaji untuk kamu yang ingin jadi funding officer adalah sebagai berikut.
Kualifikasi Funding Officer
- Memiliki latar belakang pendidikan yang relevan, seperti keuangan, perbankan, akuntansi, atau manajemen, meski beberapa perusahaan juga membuka peluang bagi jurusan lain.
- Mempunyai pengalaman pendukung, seperti magang di industri keuangan, mengikuti pelatihan, kegiatan fundraising, atau aktif dalam organisasi.
- Memiliki kemampuan komunikasi yang baik, baik secara lisan maupun tertulis, untuk membangun dan menjaga hubungan dengan nasabah.
- Teliti serta memiliki kemampuan numerik yang kuat, agar mampu mengelola data dan transaksi keuangan secara akurat.
- Menguasai Microsoft Office, sistem database, serta teknologi informasi untuk mendukung pekerjaan administrasi dan pengolahan data.
- Memiliki sikap fleksibel, disiplin, mampu mendengar, memengaruhi, serta memiliki motivasi kerja yang tinggi.
Gaji Funding Officer
Besaran gaji funding officer bisa berbeda di setiap daerah, tergantung lokasi dan kebijakan perusahaan.
Di Jakarta, rata-rata gaji funding officer berada di kisaran Rp4.000.000 hingga Rp6.000.000 per bulan.
Sementara itu, di Yogyakarta gajinya berkisar antara Rp2.500.000 sampai Rp4.000.000 per bulan.
Untuk wilayah kota maupun kabupaten di Jawa Tengah, funding officer biasanya memperoleh gaji sekitar Rp2.600.000 hingga Rp4.000.000 per bulan.
Perbedaan ini dipengaruhi oleh standar upah daerah, target kerja, serta pengalaman yang dimiliki.
Semakin tinggi pengalaman dan performa, biasanya peluang mendapatkan gaji lebih besar juga semakin terbuka.
Perbedaan Funding Officer dengan Account Officer
Funding officer dan account officer memiliki peran yang berbeda, meski sama-sama bekerja di sektor keuangan.
Dari sisi target kerja, funding officer berfokus menghimpun dana pihak ketiga seperti tabungan, giro, dan deposito, sedangkan account officer lebih menargetkan penyaluran kredit atau pembiayaan.
Baca juga: Bank Indonesia Tegaskan Uang Tunai Tetap Sah, Merchant Tidak Boleh Menolak
Dari fokus bisnis, funding officer berorientasi pada peningkatan dana masuk dan menjaga loyalitas nasabah penyimpan, sementara account officer fokus pada pertumbuhan portofolio pinjaman dan kualitas kredit.
Perbedaan ini membuat strategi kerja keduanya juga tidak sama, karena funding lebih menekankan relasi dan kepercayaan, sedangkan account officer menitikberatkan analisis kelayakan dan risiko.
Dari sisi jenjang karier, funding officer umumnya berkembang ke posisi supervisor funding, relationship manager, hingga manajer bisnis dana.
Sementara account officer memiliki jalur karier menuju senior account officer, credit analyst, hingga manajer pembiayaan atau kredit.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Ocbc.id