INDOZONE.ID - Mengatur keuangan itu jadi hal penting buat semua orang, apalagi jika banyak kebutuhan tapi gaji yang didapat sesuai Upah Minimum Regional (UMR).
Bagi banyak orang, gaji UMR sering banget terasa pas-pasan, apalagi jika tinggal di kota besar dan sudah berkeluarga. Pastinya ada kebutuhan sehari-hari yang harus dipenuhi. Namun, kebutuhan tersebut juga harus dibarengi perencanaan keuangan yang tepat.
Baca juga: Sebulan Menjabat, Pakar Sebut Kebijakan Menkeu Purbaya Inovatif dan Tepat Sasaran
Perencanaan keuangan ini harus dilakukan dengan bijaksana, sehingga kamu bisa menjalani hidup dengan enjoy meskipun gaji UMR. Bahkan, kamu juga bisa tetap memiliki tabungan untuk masa depan.
Masih bingung gimana mengatur keuangan dengan gaji UMR? yuk simak penjelasannya di bawah ini.
Cara Mengatur Keuangan dengan Gaji UMR
Baca juga: Perempuan Cerdas Finansial, Keluarga Tangguh, Ekonomi Tumbuh
Tentukan Anggaran Bulanan
Cara pertama yang harus dilakukan adalah membuat anggaran setiap bulan. Kamu bisa buat anggaran ini secara realistis untuk kebutuhan sehari-hari. Utamakan pengeluaran wajib dulu seperti makan, transportasi, listrik, air, dan kebutuhan rumah tangga lain.
Dengan memiliki anggaran yang jelas, kamu lebih bisa mengendalikan pengeluaran jadi tidak asal-asalnya yang justru bisa menguras kantong.
Baca juga: Ladies! Hindari 3 Kesalahan Umum Ini Agar Pengelolaan Keuangan Gak Boros
Prioritaskan Menabung dari Awal
Walaupun gaji UMR terbatas, jangan lupa untuk tetap sisihkan dari awal untuk menabung. Cara ini sebenarnya bisa membantu kamu saat menghadapi hal darurat atau tidak terduga di masa depan.
Kamu bisa sisihkan 10% dari total gaji UMR setiap bulannya. Dengan begini, kamu jadi punya dana darurat atau pondasi saat diperlukan mendadak.
Baca juga: Langkah Pemerintah Ingin Tambah Saham Freeport 12 Persen Disorot Akademisi, Baik atau Buruk?
Kurangi Pengeluaran Gak Penting
Terkadang, banyak orang mengeluarkan uang untuk hal-hal yang diinginkan namun belum tentu penting. Cobalah kamu tentukan mana yang sekiranya dibutuhkan atau diperlukan, itulah yang didahulukan.
Kurangi pengeluaran yang sekiranya gak terlalu penting atau mendesak, seperti keseringan nongkrong di cafe atau berlangganan layanan streaming yang ternyata jarang dipakai.
Baca juga: 5 Rekomendasi Side Hustle yang Cocok untuk Milenial dan Gen Z, Raup Cuan Lebih Banyak!
Gunakan Transportasi Umum
Menggunakan transportasi umum bisa jadi pilihan tepat untuk menghemat biaya bensin, apalagi kalau tempat kerja kamu transum friendly. Biasanya, transportasi ini jadi pos pengeluaran cukup besar, mulai dari bensin hingga perawatannya.
Dengan beralih ke transportasi umum, kamu bisa lebih hemat biaya dan mengalihkan ke kebutuhan penting lainnya.
Baca juga: Harga Emas Antam Meroket Hari Ini! Hampir 2,5 Juta Per Gram
Cari Pemasukan Tambahan
Kalau kamu merasa bahwa gaji UMR itu kurang buat menutupi kebutuhan sehari-hari, cobalah untuk cari pemasukan lain. Kamu bisa coba kerjaan freelance seperti fotografi atau menulis.
Jika kamu memasak, cobalah buka bisnis kecil-kecilan di depan rumah atau depan sistem pre-order. Kerja dengan gaji UMR tetap jalan, tapi disisi lain ada pemasukan tambahan untuk kebutuhan.
Baca juga: Indodax: Industri Kripto Beri Ruang Inovasi dan Pleuang Penguatan Ekonomi Digital
Evaluasi Anggaran Setiap Bulan
Walaupun kamu sudah membuat anggaran setiap bulannya, sering kali prakteknya berbeda dari yang direncanakan. Kamu harus memantau anggaran yang sudah dibuat, apakah benar-benar sesuai atau tidak.
Itulah pentingnya evaluasi anggaran setiap bulannya. Bukan hanya menulis pengeluaran saja, tapi juga memastikan bisa sesuai dengan jalur keuangan kamu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: BFI Finance, Banksinarmas.com