Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 16 OKTOBER 2025 • 11:40 WIB

Airlangga Sebut MBG hingga Kopdes Merah Putih sebagai Mesin Pertumbuhan 8 Persen

Airlangga Sebut MBG hingga Kopdes Merah Putih sebagai Mesin Pertumbuhan 8 PersenMenko bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden)

INDOZONE.ID - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih dapat menjadi pendorong utama untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen per tahun.

Ia menegaskan bahwa program MBG pada puncaknya dapat menyediakan sebanyak 30.000 dapur, sekaligus mempekerjakan sebanyak 1,4 juta tenaga kerja.

"Dan rule of thumb dari pada pertumbuhan ekonomi, setiap 400 ribu (tenaga kerja) adalah 1 persen, nah dari situ bisa mendorong pertumbuhan 2-3 persen," ujar Airlangga saat ditemui seusai menghadiri acara bertajuk 1 Tahun Pemerintahan Prabowo Gibran "Optimism on 8 percent economic growth" di Jakarta, dikutip dari ANTARA, Kamis.

Baca juga: Rupiah Menguat, Analis Sebut Ekspektasi Penurunan Suku Bunga The Fed Jadi Faktor Utama

Airlangga menambahkan bahwa Koperasi Desa Merah Putih dapat meningkatkan alokasi dana desa hingga empat kali lipat, dari Rp1 miliar menjadi Rp4 miliar per tahun untuk setiap desa.

"Tentu efek-efek ini akan menambah pertumbuhan terhadap engine (mesin) yang sekarang bekerja," ujar Airlangga.

Selain itu, ia melanjutkan masih ada mesin pertumbuhan dari sektor digitalisasi yaitu seiring adanya perjanjian Digital Economy Framework Agreement (DEFA) yang berpotensi meningkatkan ekonomi kawasan Asia Tenggara menjadi senilai 2 triliun dolar AS pada 2030.

"Yang tanpa DEFA itu, ekonomi ASEAN di tahun 2030 senilai 1 triliun dolar AS, nah dengan DEFA dia akan naik ke Rp2 triliun," jelasnya.

Ia menjelaskan, beberapa indikator yang meningkatkan optimismenya yaitu seringnya Local Currency Transaction (LCT) Indonesia yang sudah digunakan di berbagai negara di kawasan Asia Tenggara, Uni Emirat Arab hingga Jepang.

Baca juga: Trump Naikkan Tarif 100% untuk China, Menkeu Purbaya: Kita Jadi Untung

"Dan pengguna itu adalah menggunakan transaksi lokal di berbagai negara tersebut," sambungnya.

Dalam kesempatan ini, ia mengungkapkan pengguna layanan Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) sudah mencapai 56 juta pengguna.

"Pemegang QRIS sampai saat ini sudah sekitar 56 juta (pengguna). Jadi, ini membuat kita optimistis masyarakat sudah mulai dengan financial revolution dan menggunakan digitalisasi," pungkas Airlangga.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Airlangga Sebut MBG hingga Kopdes Merah Putih sebagai Mesin Pertumbuhan 8 Persen

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!