Ilustrasi Belanja Bulanan. (Eliani Kusnedi)
INDOZONE.ID - Belanja bulanan sering jadi salah satu pengeluaran terbesar, apalagi jika tidak direncanakan dengan baik.
Salah satu cara yang banyak dipilih untuk lebih hemat adalah belanja grosir. Dengan membeli dalam jumlah besar, harga per satuan biasanya lebih murah dibanding beli eceran.
Tapi perlu diingat, belanja banyak bukan berarti otomatis hemat. Jika tidak diatur dengan baik, justru bisa membuat pengeluaran membengkak karena barang terbuang atau tidak terpakai. Supaya tetap efisien, ada beberapa strategi yang bisa kamu terapkan.
Baca juga: Kisaran Gaji Public Relations di Indonesia, Apakah Menjanjikan?
Sebelum belanja, cek terlebih dahulu stok di rumah. Lihat barang apa saja yang benar-benar sering dipakai seperti beras, minyak, sabun, atau bumbu dapur. Dengan begitu, kamu tidak asal beli dan bisa fokus ke kebutuhan utama.
Hindari beli barang yang jarang dipakai dalam jumlah besar karena berisiko tidak habis dan akhirnya terbuang.
Jangan hanya tergiur harga murah, tapi pastikan produk yang dibeli masih memiliki masa simpan yang cukup lama.
Baca juga: Mungkinkah Hidup dari Dividen Saham? Simak Gambarannya
Coba hitung harga per gram atau per mililiter untuk memastikan mana yang benar-benar lebih murah.
Fokus ke produk yang masa simpannya panjang seperti beras, mi instan, makanan kaleng, minyak goreng, atau produk kebersihan. Barang seperti ini lebih aman disimpan dalam jumlah banyak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Bank Mega Syariah