Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 02 DESEMBER 2025 • 13:20 WIB

Inflasi November 2025 Stabil, BI Sebut Sinergi Kebijakan Jadi Kunci Pengendalian Harga

Inflasi November 2025 Stabil, BI Sebut Sinergi Kebijakan Jadi Kunci Pengendalian HargaBank Indonesia. (ANTARA)

INDOZONE.ID - Bank Indonesia menegaskan bahwa stabilnya inflasi pada November 2025 menunjukkan efektivitas koordinasi antara kebijakan moneter dan langkah pengendalian harga yang dilakukan bersama pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Inflasi pada periode tersebut masih berada dalam rentang target 2,5±1 persen.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan bahwa pihaknya optimistis mengeni tingkat inflasi yang akan terus terjaga sepanjang 2025 hingga 2026. Hal ini, dapat terjadi berkat konsistensi strategi pengendalian yang saat ini berjalan.

Baca juga: Update Harga Pangan 1 Desember: Cabai Rawit Melonjak, Bawang Merah Turun

Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) pada Senin (1/12), Indeks Harga Konsumen (IHK) mencatat terjadinya inflasi sebesar 0,17 persen secara bulanan (month-to-month/mtm). Secara tahunan, angka tersebut menunjukkan inflasi sebesar 2,72 persen (year-on-year/yoy).

Kelompok inflasi inti juga tercatat naik 0,17 persen (mtm), lebih rendah dibanding bulan sebelumnya sebesar 0,39 persen (mtm). Kenaikan inflasi inti dipengaruhi terutama oleh meningkatnya harga emas perhiasan seiring penguatan harga emas global. Secara tahunan, inflasi inti tetap stabil pada level 2,36 persen (yoy), tidak berubah dibandingkan bulan Oktober.

Di sisi lain, kelompok harga pangan bergejolak (volatile food) hanya naik tipis 0,02 persen (mtm), sedikit melambat dibanding 0,03 persen pada bulan sebelumnya. 

Baca juga: Pemerintah Pertahankan Larangan Thrifting Demi Lindungi Produk Lokal dan Pasar Domestik

Bawang merah menjadi komoditas penyumbang utama akibat gangguan pasokan karena faktor cuaca serta kenaikan harga bibit. Namun secara tahunan, inflasi volatile food turun menjadi 5,48 persen dari sebelumnya 6,59 persen.

Ramdan menambahkan bahwa pengendalian harga pangan diperkirakan tetap terjaga berkat sinergi Bank Indonesia, Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP/TPID), serta penguatan program ketahanan pangan nasional.

Untuk kelompok harga yang diatur pemerintah (administered prices), inflasi tercatat sebesar 0,24 persen (mtm), meningkat dibanding bulan sebelumnya yang sebesar 0,10 persen. 

Baca juga: Kenaikan Harga BBM Pertamina Berlaku 1 Desember 2025: Cek Harga Baru Pertamax di Kotamu

Lonjakan ini dipicu kenaikan tarif angkutan udara yang mengikuti meningkatnya mobilitas masyarakat dan penyesuaian harga avtur. Secara tahunan, inflasi administered prices berada di angka 1,58 persen (yoy), naik dari 1,45 persen (yoy).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Inflasi November 2025 Stabil, BI Sebut Sinergi Kebijakan Jadi Kunci Pengendalian Harga

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!