Kamis, 16 APRIL 2026 • 19:20 WIB

Mendag Bantah Minyakita Langka, Pasokan Minyak Goreng Tetap Aman

Author

Menteri Perdagangan Budi Santoso di Kantor Berita ANTARA, ANTARA Heritage Center, Jakarta, Kamis. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

INDOZONE.ID - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menegaskan minyak goreng rakyat merek Minyakita, tidak langka di pasaran. Ia menyebut ketersediaan minyak goreng secara umum masih mencukupi.

Menurut Budi, Minyakita sejak awal merupakan instrumen intervensi pemerintah untuk menjaga stabilitas harga di tengah gejolak harga minyak sawit mentah (CPO) global.

“Minyakita itu bagian dari kebijakan stabilisasi harga, bukan satu-satunya sumber minyak goreng di pasar,” ujarnya di Jakarta, Kamis (16/4/2026).

Ia menjelaskan distribusi Minyakita berkaitan dengan kebijakan Domestic Market Obligation (DMO), yang mewajibkan produsen menyediakan pasokan dalam negeri jika ingin melakukan ekspor.

Baca juga: Harga Minyak Tembus US$103 Usai Trump Umumkan Blokade Iran

Karena itu, ketika volume ekspor menurun, jumlah Minyakita yang beredar juga ikut menyesuaikan.

“Kalau ekspor turun, pasokan DMO juga ikut turun. Tapi stok minyak goreng merek lain sebenarnya masih banyak,” kata Budi.

Ia menilai munculnya persepsi kelangkaan disebabkan anggapan bahwa Minyakita menjadi satu-satunya acuan harga minyak goreng di masyarakat.

Baca juga: Harga Minyak Naik Lagi, Pedagang Pantau Gencatan Senjata AS-Iran yang Rapuh

“Begitu Minyakita naik sedikit atau terbatas, langsung dianggap minyak goreng langka. Padahal produk lain masih tersedia dan harganya normal,” jelasnya.

Budi memastikan pasokan minyak goreng nasional secara keseluruhan tetap aman. Kementerian Perdagangan juga terus memantau distribusi di pasar tradisional untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi.

“Tidak ada kelangkaan. Silakan cek langsung di pasar, minyak goreng masih tersedia,” katanya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU