Ilustrasi harga minyak dunia melonjak (Sumber: Reuters)
INDOZONE.ID - Harga minyak kembali bergejolak pada Senin (6/4/2026) setelah Presiden Donald Trump mengancam akan menghancurkan infrastruktur penting di Iran kecuali negara itu mengizinkan kapal melintasi Selat Hormuz.
Dalam unggahan media sosial yang penuh kata-kata kasar pada Minggu (5/4/2026), Trump mengatakan menyerang pembangkit listrik dan jembatan Iran.
Ia memberi tenggat agar Selat Hormuz dibuka pada Selasa malam waktu AS.
Baca juga: Sertifikasi Jadi Nilai Tambah di Program MagangHub, Kemnaker Siapkan Skema Reward bagi Perusahaan
Minyak mentah Brent naik di atas 110 dolar AS per barel kemudian turun kembali setelah laporan pembicaraan gencatan senjata AS-Iran.
Situs berita Axios melaporkan bahwa AS, Iran, dan negara mediator membahas syarat potensi gencatan senjata 45 hari yang bisa mengarah pada pengakhiran permanen konflik.
BBC News belum memverifikasi laporan tersebut. Dalam beberapa jam setelah laporan Axios, harga minyak acuan global turun menjadi sekitar 107 dolar AS.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: BBC