INDOZONE.ID - Dalam dunia investasi saham, istilah free float sering muncul ketika membahas likuiditas dan stabilitas pasar.
Intinya, free float adalah jumlah saham yang benar-benar tersedia dan bisa diperjualbelikan bebas oleh publik di bursa.
Meski terdengar teknis, memahami konsep ini sangat penting supaya kamu bisa mengambil keputusan investasi dengan lebih cerdas dan percaya diri.
Nah berikut beberapa informasi mengenai free float yang bisa kamu pahami:
Baca juga: 6 Jenis Instrumen Investasi yang Cocok untuk Pemula, Aman dan Gampang Dipahami
Pengertian Free Float
Free float adalah bagian dari saham suatu perusahaan yang bisa diperdagangkan bebas di pasar terbuka, seperti bursa saham.
Saham ini bukan milik pihak tertentu yang bisa mengendalikan keputusan perusahaan.
Nah, biasanya, free float saham dimiliki oleh investor individu, seperti lembaga keuangan, atau entitas lain yang tidak terikat langsung dengan manajemen.
Dengan kata lain, saham ini sepenuhnya bergerak di tangan publik, sekaligus mencerminkan likuiditas dan aksesibilitas investasi bagi siapa saja yang tertarik.
Fungsi Dalam Likuiditas Pasar
Nah setelah kamu mengetahui pengertian free float, adapun fungsinya dalam likuiditas pasar:
Mempermudah Perdagangan Saham
Free float menunjukkan seberapa banyak saham yang tersedia untuk dibeli dan dijual oleh publik. Semakin banyak saham yang beredar bebas, semakin mudah investor melakukan transaksi.
Menjaga Stabilitas Harga
Saham dengan free float tinggi cenderung memiliki harga yang lebih stabil karena banyak pembeli dan penjual yang aktif. Pergerakan harga tidak terlalu dipengaruhi oleh transaksi tunggal yang besar.
Meningkatkan Likuiditas Pasar
Free float tinggi berarti saham mudah diperjualbelikan, sehingga pasar menjadi lebih likuid. Likuiditas tinggi membuat investor lebih percaya diri untuk masuk dan keluar dari pasar.
Mengurangi Volatilitas Ekstrem
Saham dengan free float rendah bisa lebih mudah mengalami fluktuasi harga tajam karena sedikitnya saham yang diperdagangkan.
Jadi intinya, free float berperan besar dalam memastikan saham karena dapat mudah diperdagangkan, harga lebih stabil, dan pasar lebih sehat secara keseluruhan.
Pentingnya Free Float dalam Indeks Global
Free float sangat penting dalam aturan dan penilaian indeks global seperti MSCI karena indeks‑indeks ini menggunakan kapitalisasi pasar yang disesuaikan dengan free float untuk menghitung bobot saham dalam indeks, bukan total kapitalisasi pasar perusahaan.
Hal ini untuk memastikan bahwa hanya saham yang benar‑benar tersedia dan dapat diperdagangkan oleh investor publik yang dihitung dalam indeks, sehingga indeks lebih mencerminkan likuiditas sekaligus peluang investasi yang nyata.
Baca juga: Market Cap Saham Itu Apa Sih? Ini Fungsi dan Klasifikasi yang Pemula Harus Paham
Dalam metodologi MSCI, free float diestimasi berdasarkan jumlah saham yang tersedia untuk pasar dan digunakan untuk menentukan seberapa besar porsi suatu saham dalam indeks global yang berdampak langsung pada bobotnya di portofolio investor yang melacak indeks tersebut.
Jadi Dengan free float adjustment, indeks menjadi lebih representatif, likuid, dan dapat diikuti oleh dana besar, sekaligus menghindari overweight pada saham yang banyak dimiliki pemegang strategis yang tidak diperdagangkan luas.
Sebaliknya, saham dengan free float rendah cenderung mendapat bobot lebih kecil atau tidak termasuk sama sekali, karena dianggap kurang “investable” bagi investor global.
Dengan pendekatan ini, MSCI membantu menciptakan indeks yang tidak hanya mencerminkan ukuran perusahaan semata, tetapi juga aksesibilitas pasar secara nyata bagi investor global
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Sahabat Pengadaian, Maybank, Asisoasi Emiten Indonesia