Minggu, 25 JANUARI 2026 • 15:07 WIB

WEF Davos 2026 Jadi Panggung Kemenperin Perkuat Industri Nasional

Author

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. (Dok. Humas Kemenperin)

INDOZONE.ID - World Economic Forum (WEF) Davos 2026 jadi panggung penting bagi Indonesia untuk menunjukkan arah baru industrialisasi.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menegaskan, investasi yang masuk ke tanah air harus berdampak nyata bagi penguatan industri nasional.

Kemenperin menekankan bahwa investasi bukan cuma soal dana, tapi juga soal transfer teknologi, pengetahuan, dan keterlibatan pelaku industri lokal.

Diharapkan industri Indonesia makin terhubung dengan rantai pasok global.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan, kebijakan investasi industri Indonesia kini diarahkan untuk memperdalam struktur industri dalam negeri.

Pelaku industri nasional, termasuk industri kecil dan menengah (IKM), didorong ikut terlibat aktif.

“Investasi yang kami pacu adalah investasi yang membawa know-how, teknologi, dan keterlibatan pelaku industri lokal secara nyata,” ujar Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangannya yang dikutip Indozone, Minggu (25/1/2026).

Baca juga: Dorong Swasembada Pangan, Kemenperin Perkuat Industri Pati Ubi Kayu

Menurutnya, Indonesia tidak ingin investasi yang berdiri sendiri tanpa keterkaitan dengan ekosistem industri nasional.

Setiap investasi diharapkan membuka jalan bagi produk dan pelaku lokal masuk ke jaringan produksi global.

Baca juga: Cetak Talenta Digital Industri, Kemenperin Gandeng China

Indonesia Siap Bermitra

Arah kebijakan Kemenperin ini sejalan dengan pesan Presiden Prabowo Subianto saat hadir di WEF Annual Meeting 2026 di Davos, Swiss.

Indonesia menegaskan posisinya sebagai negara yang stabil, kredibel, dan terbuka untuk kemitraan investasi jangka panjang.

Dalam forum tersebut, Presiden Prabowo juga menyoroti pembentukan sovereign wealth fund Danantara Indonesia. Instrumen ini diposisikan sebagai penggerak transformasi ekonomi dan percepatan industrialisasi nasional.

“Danantara merupakan fondasi kemitraan Indonesia dengan pelaku investasi global,” ungkap Menperin.

Dia juga menegaskan bahwa peluang investasi yang ditawarkan Indonesia berorientasi pada nilai tambah industri.

Kemenperin Fokus Alih Teknologi dan Peran IKM

Kemenperin memastikan investasi berkualitas akan diarahkan ke sektor-sektor unggulan.

Fokus utamanya adalah alih teknologi, peningkatan kapasitas industri, serta penguatan rantai pasok domestik.

Selain itu, keterlibatan IKM menjadi perhatian serius.

Pemerintah menyiapkan berbagai program fasilitasi dan insentif berbasis komponen dalam negeri agar IKM bisa menjadi bagian dari rantai pasok industri besar.

“Selain mendorong alih teknologi dan pengetahuan, Kemenperin juga memperkuat dukungan untuk meningkatkan keterlibatan IKM,” imbuh Agus Gumiwang Kartasasmita.

Tak hanya soal pabrik dan produksi, investasi baru juga diharapkan berdampak langsung pada pengembangan sumber daya manusia.

Pendidikan vokasi, peningkatan keterampilan tenaga kerja, hingga integrasi industri nasional ke jaringan nilai global menjadi prioritas.

Kemenperin menilai, kolaborasi global yang tepat akan membuka peluang industrialisasi skala besar sekaligus pembangunan manusia Indonesia.

Pendekatan ini sejalan dengan Asta Cita pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Kemenperin

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU