Rabu, 20 AGUSTUS 2025 • 15:40 WIB

Menkop Budi Arie Minta PMK Diperjelas untuk Percepatan Operasional Kopdes Merah Putih

Author

Menkop Budi Arie. (INDOZONE/Nadya Mayangsari) (INDOZONE/Nadya Mayangsari)

INDOZONE.ID - Menteri Koperasi (MenkopBudi Arie Setiadi menilai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) terkait Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) harus diteliti dengan jelas, guna mencapai target operasional program tersebut pada Agustus ini.

"Regulasi soal PMK supaya lebih detail lagi. Lalu, bagaimana pola bisnisnya. Karena aksesnya itu ‘RBT’, (yang mencakup) regulasi, bisnis, dan technical (teknis)-nya,” kata Menkop Budi Arie saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pangan RI, Jakarta, Rabu.

Adapun sebelumnya Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani telah meneken PMK Nomor 49 Tahun 2025 yang mengatur detail tata cara pinjaman bagi Kopdes Merah Putih. PMK ini ditetapkan dan diundangkan pada 21 Juli 2025.

Baca juga: Sita Ribuan Bal Pakaian Bekas Impor, Mendag: Bisnis Thrifting Ganggu Industri Nasional

Menurut Budi Arie, nantinya diharapkan akan ada aturan susulan yang mengatur kegiatan operasional dengan versi lengkap terkait KDMP melalui PMK.

"Ini memang dipercepat sekarang, makanya nanti ada satu lagi (aturan) yang keluar, untuk lebih (detil terkait) operasionalnya. Selanjutnya nanti kita berharap terjadi percepatan. Jadi, ada satu atau dua regulasi lagi yang harus diharmonisasi,” jelasnya.

"Soal teknikalnya, juga (diperhatikan) supaya pengoperasian ini bisa tertata dan berlangsung dengan baik," kata dia menambahkan.

Saat ditanya mengenai apakah PMK mendatang juga akan membahas sisa anggaran lebih (SAL) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebagai suntikan modal KDMP, Budi Arie memaparkan hal tersebut seharusnya ditanyakan ke kementerian terkait.

Baca juga: Dampak AI terhadap Pasar Kerja dan Model Bisnis Baru

"Soal itu tanya ke Kemenkeu saja, ya. Yang pasti regulasi soal PMK-nya, supaya lebih detail lagi," ungkap Budi Arie.

Menkop Budi Arie pun berharap upaya kolaboratif dari kementerian/lembaga (K/L) terkait bisa membantu akselerasi operasional 15 ribu KDMP yang ditargetkan selesai pada bulan ini.

"Iya ini targetnya, mudah-mudahan di akhir bulan ini kita bisa mengoperasikan 15 ribu (KDMP)," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU