Kamis, 10 JULI 2025 • 09:20 WIB

Menteri Maman Hadirkan Rise To IPO, Dorong UMKM Menuju Pasar Modal

Author

Menteri UMKM Maman Abdurrahman. (ANTARA/HO-Kementerian UMKM) (ANTARA/HO-Kementerian UMKM)

INDOZONE.ID - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menghadirkan program RISE To IPO sebagai salah satu usaha guna mendukung perusahaan skala menengah, agar mampu melakukan penawaran saham perdana (IPO) dan memasuki pasar modal.

Menteri UMKM memaparkan, tantangan utama pengusaha menengah saat ini bukan hanya modal, tetapi juga akses terhadap skema pendanaan jangka panjang yang berkelanjutan.

"Sementara di sisi lain, pasar modal Indonesia terus berkembang sebagai sumber pendanaan alternatif yang potensial," katanya dalam peluncuran RISE To IPO: Empowering Medium Enterprises to IPO di Jakarta, dikutip dari ANTARA, Kamis.

Baca juga: Tingkatkan Pendapatan UMKM, Ratusan Pedagang di Boyolali Ikuti Sosialisasi Perda PKL

Program ini bertujuan untuk mendorong pengusaha menengah agar naik kelas, dari perusahaan tertutup menjadi perusahaan terbuka, yang lebih rapi, transparan, dan kompetitif.

Maman percaya usaha menengah yang bertransformasi melalui IPO ini bisa menjadi jangkar penting bagi jutaan usaha mikro dan kecil (UMK) di seluruh Indonesia.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2024, tercatat 42 perusahaan menengah telah terdaftar di papan akselerasi, dengan sektor consumer goods, teknologi, dan properti menjadi yang paling dominan.

"Setiap usaha menengah yang kuat dan berdaya saing dapat menjadi offtaker sekaligus aggregator bagi usaha mikro dan usaha kecil dalam skema kemitraan rantai pasok, sehingga dapat menciptakan efek berganda bagi perekonomian Indonesia," jelasnya.

Namun, ia menekankan bahwa proses kurasi dan evaluasi yang ketat sangat penting bagi peserta program RISE To IPO, dengan fokus pada kualifikasi, kualitas, dan fundamental perusahaan, bukan hanya kuantitas.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM, Bagus Rachman, menguraikan tiga tujuan utama program RISE To IPO.

Tujuannya adalah meningkatkan kesadaran dan literasi tentang pasar modal; memberikan strategi pendampingan teknis dan konkret, meliputi aspek legal, keuangan, dan tata kelola perusahaan dalam proses menuju go public; dan membuka akses bagi peserta yang lolos kurasi untuk mengikuti program IDX Incubator.

Nama program RISE diambil dari kepanjangan yang menggambarkan tujuan dan fokusnya, yaitu Reach untuk menjangkau usaha menengah potensial, Inspire untuk mendorong keberanian go public, Support untuk mendukung transformasi bisnis, dan Elevate untuk meningkatkan perusahaan ke tingkat yang lebih kompetitif.

Baca juga: Transformasi Digital UMKM Jadi Kunci Penting untuk Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Program ini dirancang dengan tahapan yang mengedepankan edukasi, seleksi terukur, serta pendampingan praktis dan implementatif.

Tahap selanjutnya adalah intensive coaching clinic pada September 2025, berupa pendampingan secara individual maupun kelompok kecil, membahas aspek hukum, keuangan, dan strategi IPO.

Peserta terpilih kemudian akan ditawarkan untuk masuk ke program IDX Incubator 2026, sebagai fase pembinaan lanjutan menuju IPO sesungguhnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU