Selasa, 01 JULI 2025 • 09:35 WIB

Seskab Teddy Sebut BPI Danantara Diproyeksikan Terima Tambahan Dana Rp162 Triliun dari Perbankan Luar Negeri

Author

Presiden Prabowo Subianto (kiri) didampingi oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya (kanan) menghadiri acara syukuran Wisma Danantara di Jakarta, Senin (30/6/2025). ANTARA/HO-Sekretariat Kabinet. (ANTARA)

INDOZONE.ID - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyebut Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) direncakanan menerima tambahan dana baru sebesar 10 miliar dolar AS atau sekitar Rp162,28 triliun pada Juli 2025.

"Tambahan dana itu diperoleh dari perbankan luar negeri," kata Teddy saat dihubungi di Jakarta, dikutip dari ANTARA pada Selasa (1/7/2025).

Teddy menuturkan Danantara Indonesia telah memperlihatkan capaian yang signifikan, dengan kolaborasi investasi internasional senilai USD 7 miliar yang berasal dari Qatar, Rusia, Tiongkok, dan Australia.

Baca juga: Presiden Prabowo Resmikan Wisma Danantara, Rumah Besar Pengelolaan Investasi Negara

"Bahkan, pada Juli mendatang, lembaga ini diproyeksikan mendapatkan tambahan pendanaan baru sebesar USD 10 miliar dari perbankan luar negeri,” ujar Teddy.

Meski begitu, Teddy belum bisa menyebutkan asal negara perbankan yang akan berinvestasi ke Danantara.

BPI Danantara diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 24 Februari 2025. Badan pengelola investasi itu, yang dipimpin oleh Rosan Perkasa Roeslani selaku CEO, menjaga 800 lebih BUMN beserta perusahaan turunannya.

Presiden Prabowo pada Senin siang menghadiri acara syukuran Wisma Danantara di kawasan Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta. Presiden menyebutkan Wisma Danantara sebagai “rumah besar” pengelolaan investasi negara.

Acara syukuran Wisma Danantara diisi dengan laporan dari CEO Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, serta prosesi pemotongan tumpeng yang dipimpin oleh Presiden Prabowo.

“Pemotongan tumpeng dilakukan sebagai bentuk syukur menandai babak baru kiprah Danantara Indonesia sebagai Lembaga Pengelola Investasi Negara yang saat ini mengelola aset lebih dari USD 1 miliar,” kata Seskab Teddy yang turut menghadiri acara syukuran mendampingi Presiden.

Potongan pertama tumpeng itu pun diberikan oleh Presiden Prabowo kepada Rosan.

Selepas acara syukuran Wisma Danantara, Presiden Prabowo langsung menggelar rapat terbatas (ratas) bersama pucuk pimpinan Danantara dan beberapa menteri Kabinet Merah Putih. Seskab Teddy juga mengikuti rapat terbatas tersebut.

Baca juga: Diresmikan Presiden Prabowo, Seskab Teddy Sebut Megaproyek Baterai Listrik Serap 8 Ribu Tenaga Kerja

Meskipun demikian, acara syukuran Wisma Danantara dan rapat terbatas terkait Danantara digelar secara tertutup dan tidak dibuka untuk media massa.

Dalam acara syukuran Wisma Danantara hari ini, jajaran menteri Kabinet Merah Putih yang hadir, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dan Menteri Agama Prof. Nasaruddin Umar.

Sebagai tuan rumah, acara tersebut dihadiri oleh Kepala BPI Danantara (CEO) Rosan Perkasa Roeslani, Kepala Pelaksana Bidang Operasional (COO) Dony Oskaria, dan Kepala Pelaksana Bidang Investasi (CIO) Pandu Sjahrir.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU