Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 14 JANUARI 2026 • 14:40 WIB

Jadi Sorotan Dunia, Masdar UEA Ingin Perluas Proyek PLTS di Indonesia

Jadi Sorotan Dunia, Masdar UEA Ingin Perluas Proyek PLTS di IndonesiaTampilan udara Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung di Waduk Cirata, Jawa Barat. (ANTARA/PMSE)

INDOZONE.ID - Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Cirata di Jawa Barat kini tak hanya menjadi kebanggaan Indonesia, tetapi juga menarik perhatian komunitas energi global. Perusahaan energi terbarukan asal Uni Emirat Arab (UEA), Masdar, menyebut proyek tersebut terus beroperasi sesuai ekspektasi dan menjadi rujukan internasional dalam pengembangan energi bersih.

Head of Business Development for Asia-Pacific Masdar, Fatima Al Suwaidi, mengatakan kinerja PLTS Terapung Cirata berjalan sesuai perencanaan berkat studi pasar yang matang, serta penyesuaian operasional terhadap kondisi musim kemarau dan hujan. 

Ia juga menuturkan kapasitas operasional proyek terus diperkuat, termasuk dengan merekrut tenaga ahli Indonesia untuk mendukung kegiatan di lapangan.

“Proyek ini menarik banyak perhatian dari komunitas internasional. Kami menerima kunjungan dua kali seminggu di lokasi Cirata,” ujar Al Suwaidi dikutip Rabu (14/1/2026).

Menurutnya, Cirata telah menjadi contoh konkret kemampuan Indonesia dalam mengembangkan tenaga surya terapung dan energi terbarukan secara lebih luas.

Baca juga: RDMP Kilang Balikpapan Pangkas Impor Bensin 5,8 Juta KL, Perkuat Kedaulatan Energi RI

Masdar memandang Indonesia sebagai mitra strategis jangka panjang dalam agenda transisi energi bersih. Al Suwaidi menegaskan perusahaan berkomitmen terus berinvestasi dan memperluas kerja sama. 

“Kami punya rencana jangka panjang dan ingin terus menjadi mitra yang dapat diandalkan bagi pemerintah Indonesia,” katanya.

Ia juga menilai iklim regulasi dan dukungan pemerintah Indonesia dalam tiga hingga empat tahun terakhir semakin kondusif bagi investasi energi terbarukan. Hal ini membuka peluang bagi teknologi PLTS terapung yang dinilai sangat menjanjikan, mengingat Indonesia memiliki ratusan waduk yang dapat dimanfaatkan.

Indonesia telah mengidentifikasi sekitar 250 waduk yang berpotensi dikembangkan menjadi lokasi PLTS terapung. Masdar pun menyatakan minat untuk mereplikasi kesuksesan Cirata di berbagai waduk lain di Tanah Air. 

“Kami ingin bekerja sama dengan pemerintah untuk memperluas dan mereplikasi kesuksesan Cirata,” ujar Al Suwaidi.

Baca juga: Indonesia Gandeng Korea Bangun Sistem Pengisian Mobil Listrik yang Lebih Akurat dan Transparan

PLTS Terapung Cirata dibangun setelah Masdar menandatangani perjanjian jual beli listrik (PPA) dengan PT PLN Nusantara Renewables pada Januari 2020. Proyek berkapasitas 145 megawatt (MW) itu merupakan PLTS terapung pertama Masdar sekaligus proyek energi terbarukan perdananya di Asia Tenggara.

Berlokasi di atas Waduk Cirata dengan luas sekitar 250 hektare, pembangkit ini mulai beroperasi pada 2023. PLTS tersebut mampu memasok listrik bersih bagi sekitar 50.000 rumah serta menurunkan emisi karbon hingga 214.000 ton per tahun.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Jadi Sorotan Dunia, Masdar UEA Ingin Perluas Proyek PLTS di Indonesia

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!