Pengembangan produk Bahan Bakar Minyak yang mengedepankan aspek lingkungan. (Istimewa)
INDOZONE.ID - Kilang Pertamina Internasional (KPI) melakukan pengembangan produk Bahan Bakar Minyak yang mengedepankan aspek lingkungan.
Setelah memperkenalkan DieselX yang diproduksi di Kilang Balongan pada awal tahun, KPI menghadirkan produk sejenis yang berasal dari Kilang Balikpapan.
"KPI baru saja meluncurkan produk baru jenis gasoil dari Kilang Balikpapan. Produk ini diberi nama UltraDex," ujar Pjs Corporate Secretary KPI Milla Suciyani.
Baca juga: Investor Asal Malaysia: Kami Siap Bangun Kilang Peternakan untuk Majukan Ekonomi Aceh
Baik produk DieselX maupun UltraDex merupakan produk gasoil yang memiliki kualitas setara euro 5.
"Kedua produk ini memiliki keunikannya masing-masing. Kehadiran produk UltraDex semakin menunjukkan kemampuan KPI dalam memproduksi BBM yang sesuai dengan kebutuhan pasar dan permintaan spesifik konsumen," ujar Milla.
Dalam peluncuran UltraDex di Balikpapan, Kamis (18/12), General Manager Kilang Balikpapan Novie Handoyo Anto menjelaskan bahwa produk tersebut memiliki karakteristik pembakaran yang lebih efisien dan berkontribusi pada performa mesin yang stabil.
"Hal ini tentunya mendukung pengurangan emisi sebagai bagian dari komitmen dan kontribusi Kilang Balikpapan terhadap transisi energi dan Net Zero Emission 2060," ujar Anto.
Kilang Balikpapan, dengan kapasitas pengolahan minyak mentah mencapai 360.000 barel per hari, menjadi lokasi produksi UltraDex.
Produksi bulanan diperkirakan mencapai sekitar 265.000 barel, sementara pengiriman perdana direncanakan dengan volume sekitar 53.500 barel.
Anto menjelaskan bahwa produk UltraDex dihasilkan melalui teknologi pemurnian yang presisi dan terintegrasi, sehingga menghasilkan kandungan sulfur yang sangat rendah, yakni maksimal 10 parts per million (ppm), sesuai dengan standar setara Euro 5.
Baca juga: Presiden Prabowo Perintahkan Percepatan Pembangunan Kilang dan Legalitas Sumur Minyak Rakyat
"Spesifikasi ini memungkinkan UltraDex memberikan performa optimal bagi mesin diesel sekaligus menekan emisi gas buang secara signifikan," kata Anto.
Direktur Utama KPI, Taufik Aditiyawarman yang turut hadir menyampaikan harapan agar produk tersebut dapat menjadi tolok ukur kualitas dan mendorong lahirnya inovasi berkelanjutan di seluruh Kilang Pertamina.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan