Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 21 DESEMBER 2025 • 13:05 WIB

Token Pasar Karbon Kripto Jadi Sorotan Akhir 2025, CDC 2025 Dorong Aksi Iklim Bernilai Ekonomi

Token Pasar Karbon Kripto Jadi Sorotan Akhir 2025, CDC 2025 Dorong Aksi Iklim Bernilai EkonomiCEO EDENA Capital Nusantara Wook Lee. (Dok Edena)

INDOZONE.ID - Pengembangan token pasar karbon berbasis kripto menjadi salah satu topik paling strategis di penghujung 2025. Seiring dengan meningkatnya kebutuhan pembiayaan iklim yang transparan dan terukur. 

Isu ini mengemuka dalam Carbon Digital Conference (CDC) 2025 yang digelar pada 8–9 Desember di Bandung, Indonesia, hasil kolaborasi dengan Indonesia Carbon Trade Association (IDCTA).

Konferensi internasional ini mempertemukan pemangku kepentingan lintas sektor, mulai dari pemerintah, pelaku industri, investor global, hingga pengembang proyek karbon. Fokus utamanya adalah bagaimana teknologi digital, termasuk tokenisasi dapat mempercepat pertumbuhan pasar karbon sekaligus memberi dampak nyata bagi lingkungan.

Di hadapan para menteri, CEO EDENA Capital Nusantara Wook Lee memaparkan visi EDENA untuk menjembatani negara-negara berkembang yang kaya akan sumber daya karbon dengan modal institusional global.

“Pasar karbon telah mencapai titik balik di mana kredit karbon menjadi kelas aset yang sesungguhnya,” ujar Wook Lee dalam keterangannya.

Baca juga: Mesir Satukan Real Estat dengan Investasi Karbon Pakai Token Digital

Aksi Lingkungan dan Nilai Ekonomi

Ia menambahkan bahwa tren global menunjukkan aksi lingkungan kini mulai diterjemahkan langsung menjadi nilai ekonomi. Ia mencontohkan kebijakan pemerintah Korea Selatan yang memberikan manfaat kredit karbon kepada pemilik kendaraan listrik perorangan. Menurutnya, pendekatan serupa akan semakin meluas di berbagai negara. 

“Kami membangun infrastruktur untuk memfasilitasi transformasi ini di 70 negara,” tegasnya.

Vice President EDENA Yayang Ruzaldy juga turut memberikan sambutan di hari ke-2 konferensi. Yayang menekankan pentingnya kepercayaan, regulasi, dan interoperabilitas dalam pengembangan token pasar karbon. 

Baca juga: Token Edena Listing di BingX, Siap Tembus Bursa Global!

Melirik Pasar Karbon Indonesia

Konferensi ini juga diisi dengan diskusi intensif mengenai kerangka regulasi pasar karbon Indonesia, perkembangan proyek Carbon Capture and Storage (CCS) serta Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS) di tingkat global. Selain itu, dibahas pula potensi kerja sama pasar karbon trilateral antara Korea, Jepang, dan Indonesia sebagai model kolaborasi lintas negara di Asia.

Sesi Carbon Bazaar menjadi salah satu daya tarik utama dengan menghadirkan 15 proyek karbon berskala besar dari berbagai sektor. Sementara itu, segmen Business Matching membuka ruang negosiasi langsung antara pengembang proyek dan investor, mempercepat proses pendanaan dan realisasi proyek ramah lingkungan.

Secara strategis, EDENA memosisikan diri dari Indonesia sebagai hub ASEAN hingga Mesir yang berperan sebagai gerbang menuju kawasan MENA dan Afrika. 

Perusahaan ini tengah mengembangkan bursa efek digital yang disetujui pemerintah di berbagai yurisdiksi, dengan fokus tokenisasi tidak hanya pada kredit karbon, tetapi juga ekuitas perusahaan, emas, real estat, serta aset dunia nyata lainnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Edena

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Token Pasar Karbon Kripto Jadi Sorotan Akhir 2025, CDC 2025 Dorong Aksi Iklim Bernilai Ekonomi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!