Menko bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden)
INDOZONE.ID - Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa program magang nasional untuk lulusan perguruan tinggi bersifat terbuka untuk seluruh perusahaan, baik swasta maupun badan usaha milik negara (BUMN).
Setelah mengikuti rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, pada hari Selasa, Airlangga memaparkan bahwa program magang bagi lulusan perguruan tinggi yang baru lulus (fresh graduate) akan diimplementasikan melalui kerja sama antara institusi pendidikan tinggi dan sektor industri atau bisnis.
"Perusahaan semuanya bisa, swasta atau milik negara dan akan ada kerja sama 'link and match' antara perguruan tinggi dan perusahaan-perusahaan tersebut," kata Airlangga saat memberikan keterangan di Istana Kepresidenan Jakarta, dikutip dari ANTARA, Rabu (17/9/2025).
Baca juga: Menko Airlangga Sebut 10 Persen Lulusan Baru Bisa Langsung Kerja Lewat Program Magang
Airlangga menegaskan, magang nasional sebagai program prioritas nasional ini tengah dipersiapkan bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, untuk segera diimplementasikan.
Ia menjelaskan bahwa program magang nasional ini ditargetkan dapat mulai berjalan pada kuartal keempat tahun 2025 dan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.
Peserta program magang tersebut akan menerima kompensasi berupa upah yang setara dengan upah minimum provinsi (UMP) yang berlaku di wilayah tempat mereka menjalani magang.
Airlangga memaparkan dalam konferensi pers di Kantor Presiden RI pada Senin siang, bahwa program magang ini menargetkan 20.000 peserta, dengan durasi magang 6 bulan dan pemberian uang saku sebesar Rp3,3 juta per bulan, sesuai dengan upah minimum provinsi (UMP) yang berlaku.
Baca juga: Menkeu Purbaya Optimistis Injeksi Dana Rp200 Triliun ke Himbara Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Ia memperkirakan 10 persen dari keseluruhan lulusan baru (fresh graduate) perguruan tinggi, bisa langsung diserap oleh lapangan kerja melalui program magang link-and-match yang diluncurkan oleh pemerintah.
Adapun program magang termasuk dalam delapan program paket ekonomi yang diakselerasi pemerintah pada tahun 2025.
Paket program yang terdiri dari delapan inisiatif ini merupakan bentuk dorongan dari pemerintah untuk mempercepat laju pertumbuhan ekonomi di tingkat nasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA