Kamis, 02 JULI 2026 • 15:00 WIB

Bukan Cuma Modal! PNM dan KKP Sulap Usaha Pindang Rumahan di Bandung Jadi Lebih Profesional

Author

PNM dan KKP beri pembekalan ke pengusaha rumahan pindang di Bandung. (Dok. Istimewa)

INDOZONE.ID - Usaha pindang dan olahan bandeng di Desa Cukanggenteng, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, kini punya peluang lebih besar untuk jadi lebih profesional.

Berawal dari usaha rumahan yang dijalankan keluarga prasejahtera para pelaku usaha kini mendapat dukungan langsung untuk naik kelas melalui pendampingan legalitas usaha, literasi keuangan, akses pembiayaan, hingga pelatihan kemasan kreatif agar produk lebih menarik dan siap bersaing di pasar yang lebih luas.

Melalui kolaborasi PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), sebanyak 80 peserta yang terdiri dari nasabah dan non nasabah PNM mendapatkan pembekalan lengkap dalam rangka memperingati Hari Kelautan Nasional pada 2 Juli. 

Baca juga: PNM Raih GCG Awards 2026, Bukti Tata Kelola Berdampak

Program ini menjadi langkah nyata untuk membantu pengusaha ultra mikro lebih percaya diri mengembangkan usahanya.

Kegiatan berlangsung di Aula Desa Cukanggenteng, Pasirjambu, dihadiri nasabah dan non nasabah PNM. 

Program tersebut menghadirkan dukungan lintas pihak, mulai dari literasi keuangan oleh OJK Jawa Barat, akses pembiayaan dari PNM, kurasi perizinan usaha dan omzet pelaku usaha ikan pindang oleh KKP, hingga materi branding dan packaging kreatif dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bandung. 

Melalui pendampingan ini, pengusaha tidak hanya dibantu memahami cara mengelola uang usaha, tetapi juga diarahkan agar produknya lebih siap masuk ke pasar yang lebih luas.

Salah satu peserta klasterisasi mengaku pendampingan tersebut membantu dirinya melihat usaha secara lebih tertata. 

"Selama ini kami jualan seperti biasa saja, yang penting produksi dan laku. Setelah ikut kegiatan ini, kami jadi tahu pentingnya mencatat pemasukan, mengurus izin usaha, dan memperbaiki kemasan supaya produk lebih dipercaya pembeli. Harapannya usaha ikan pindang kami bisa makin berkembang dan membantu kebutuhan keluarga," ungkap salah satu peserta. 

Sebagai tindak lanjut, KKP akan melaksanakan bimbingan teknis literasi keuangan dan pencatatan pengelolaan keuangan, sementara PNM akan mendampingi proses pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) di Mall Pelayanan Publik.

Baca juga: Indonesia Sustainability Award Apresiasi Komitmen ESG dan Pemberdayaan Berkelanjutan PNM

Direktur Utama PNM, Kindaris, menegaskan bahwa pemberdayaan pelaku usaha tidak cukup hanya melalui bantuan modal, tetapi juga perlu diperkuat dengan pendampingan yang berkelanjutan. 

Menurutnya, ketika pengusaha kecil memiliki kemampuan mengelola usaha dengan lebih baik, lengkap secara legalitas, dan mampu menghadirkan produk yang menarik, maka peluang untuk berkembang akan semakin besar.

"Ketika usaha kecil di rumah-rumah warga bisa tumbuh dan naik kelas, dampaknya bukan hanya dirasakan oleh pelaku usaha itu sendiri, tetapi juga bagi keluarga dan lingkungan di sekitarnya," ujar Kindaris.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Istimewa

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU