Selasa, 21 APRIL 2026 • 12:34 WIB

Wamenaker Sebut Kompetisi Teknisi Perangkat Digital Buka Peluang Kerja Lebih Luas

Author

Wamenaker Afriansyah Noor saat meninjau Kompetisi Asosiasi Teknisi Perangkat Jaringan (ATPJ) CPU iPhone 2026 di Jambi, Minggu 19 April 2026. (Pers rilis)

INDOZONE.ID — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Afriansyah Noor, memandang positif kompetisi teknisi perangkat digital. Sebab, itu juga menjadi sarana memperluas kesempatan kerja.

Ia tidak menilai kompetisi teknisi perangkat digital sebatas persaingan atau ajang adu kemampuan semata, tapi lebih luas daripada itu. Ia bahkan menilai kompetisi ini dapat memperkuat ekonomi berbasis keterampilan.

Wamenaker Afriansyah Noor saat meninjau Kompetisi Asosiasi Teknisi Perangkat Jaringan (ATPJ) CPU iPhone 2026 di Jambi, Minggu 19 April 2026. (Pers rilis)

"Banyak teknisi yang kini bekerja secara mandiri maupun di berbagai sektor industri digital, sehingga turut membuka lapangan kerja baru dan memperkuat ekonomi berbasis keterampilan atau skill-based economy," ujar Afriansyah saat meninjau Kompetisi Asosiasi Teknisi Perangkat Jaringan (ATPJ) CPU iPhone 2026 di Jambi, Minggu 19 April 2026, dikutip pada Selasa (21/4/2026).

Afriansyah memandang komunitas ATPJ punya peran penting dalam menjangkau talenta-talenta teknisi yang belum tersentuh sistem pelatihan formal. 

Baca juga: Wamenaker: Magang Nasional Jadi Jembatan Emas Menuju Kerja yang Sesungguhnya

Ia bahkan menyebut komunitas ATPJ sebagai mitra pemerintah. Sebab, ia melihat kompetisi teknisi perangkat digital seperti ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM), memperluas kesempatan kerja, dan mendukung hilirisasi industri berbasis teknologi.

"Kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, tetapi bagian dari upaya bersama untuk menjawab tantangan strategis bangsa. Fokus pembangunan saat ini adalah memperkuat SDM, menciptakan lapangan kerja berkualitas, serta mendorong hilirisasi dan industrialisasi," kata Afriansyah .

Afriansyah menyatakan kompetisi ini dapat mendorong standardisasi keterampilan teknisi melalui praktik langsung, benchmarking kemampuan, dan penguatan profesionalisme.

Tak lupa, Afriansyah mengapresiasi ATPJ dan seluruh mitra yang turut berkontribusi dalam pengembangan SDM Indonesia, terutama di bidang teknisi perangkat digital.

Ia juga mendorong kegiatan serupa diadakan, dikembangan, diintegrasikan dengan sistem pelatihan nasional, dan sertifikasi kompetensi. Tujuannya adalah kemampuan teknisi-teknisi Indonesia diakui secara nasional dan internasional. 

Selain itu, Afriansyah mengingatkan pentingnya upskilling dan reskilling di tengah perkembangan teknologi yang sangat cepat.

"Kepada para peserta, ikuti kompetisi ini dengan semangat dan junjung tinggi sportivitas. Jadikan momentum ini untuk membuktikan bahwa teknisi Indonesia mampu bersaing dan unggul," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pers Rilis

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU