Selasa, 21 APRIL 2026 • 10:35 WIB

Kemenperin Kebut Target NZE 2050 Industri Lewat 5 Pilar

Author

Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Emmy Suryandari. (Dok. Humas Kemenperin.)

INDOZONE.ID - Kementerian Perindustrian Republik Indonesia menetapkan target Net Zero Emission (NZE) sektor industri pada 2050, mnejadi satu dekade lebih cepat dari target nasional 2060.

Strateginya mencakup lima pilar dekarbonisasi, dari efisiensi energi hingga teknologi penangkapan karbon, dengan sektor semen jadi ujung tombak awal.

Indonesia secara resmi menargetkan NZE pada 2060.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan, percepatan ini bukan sekadar agenda lingkungan, tapi juga strategi ekonomi.

“Pemerintah berkomitmen untuk mempercepat transformasi industri menuju rendah karbon,” ujarnya dalam pernyataannya yang diterima Indozone, Selasa (21/4/2026).

Baca juga: Kemenperin Wajibkan Sertifikasi SNI untuk Drone Pertanian

5 Pilar Kemenperin untuk Tekan Emisi Industri

Kemenperin merancang lima pilar utama sebagai fondasi dekarbonisasi:

1. Efisiensi energi dan bahan baku

2. Substitusi bahan bakar dan material

3. Modernisasi proses produksi

4. Elektrifikasi industri

5. Penerapan teknologi Carbon Capture Utilization

CCU jadi salah satu pendekatan paling menarik. Teknologi ini menangkap CO2 dari proses industri sebelum lepas ke atmosfer, lalu dimanfaatkan kembali atau disimpan.

Sektor semen jadi contoh paling konkret.

Indonesia, sebagai produsen semen terbesar di Asia Tenggara, sudah menunjukkan progres.

Penurunan emisi di sektor semen terlihat dari sejumlah indikator kunci. Clinker factor berhasil ditekan dari 81 persen pada 2010 menjadi 68,1 persen.

Sementara penggunaan energi alternatif meningkat dari 3 persen menjadi 12,58 persen.

Sejalan dengan itu, emisi juga turun signifikan, dari 724 kg CO2 per ton semen menjadi 566,3 kg CO2 per ton.

Di sisi kebijakan, Kemenperin mendorong lewat regulasi dan standardisasi, yakni wajib SNI semen (Permenperin No. 26 Tahun 2024), TKDN sektor semen mencapai 74,66 persen–98,32 persen.

Kemudian implementasi roadmap Making Indonesia 4.0, serta penerapan Standar Industri Hijau (SIH)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Kemenperin

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU