Kamis, 05 FEBRUARI 2026 • 15:15 WIB

Jumlah Pekerja Tembus 147,91 Juta Orang, Pengangguran di Indonesia Menurun!

Author

Ilustrasi pekerja di Indonesia. (Eliani Kusnedi)

INDOZONE.ID - Kondisi pasar tenaga kerja di Indonesia terpantau makin stabil di penghujung tahun 2025.

Berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk yang sudah bekerja mencapai angka 147,91 juta orang per November 2025.

Kalau dibandingkan dengan Bulan Agustus 2025, ada kenaikan sekitar 1,37 juta orang yang sudah resmi punya status pekerja.

Kabar baiknya, seiring dengan banyaknya orang yang terserap ke dunia kerja, angka pengangguran juga ikut menyusut.

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menjelaskan kalau tren positif ini dipicu oleh bertambahnya angkatan kerja yang dibarengi dengan penurunan jumlah pengangguran dalam tiga bulan terakhir.

Baca juga: BRI Targetkan Beri Pembiayaan untuk 60.000 Rumah Subsidi 2026

Secara detail, per November 2025, jumlah pengangguran di Indonesia tercatat sebanyak 7,35 juta orang.

Angka ini turun sekitar 109 ribu orang kalau dibandingkan dengan data bulan Agustus di tahun yang sama.

"Dengan demikian, tingkat pengangguran terbuka pada November 2025 berada di level 4,74 persen, alias turun sekitar 0,11 persen," jelas Amalia, dikutip dari Antara.

Nggak hanya itu, masyarakat juga makin aktif di pasar tenaga kerja, terbukti dari Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) yang naik jadi 70,95 persen.

Jumlah orang yang bekerja secara full-time atau penuh waktu juga melonjak sampai 100,49 juta orang, nambah sekitar 1,85 juta orang dari data sebelumnya.

Di sisi lain, jumlah pekerja paruh waktu dan mereka yang masuk kategori setengah pengangguran justru berkurang.

Ini artinya, kualitas penyerapan tenaga kerja kita makin ke arah yang lebih serius dan stabil.

Kalau bicara soal sektor mana yang paling banyak menampung pekerja, pertanian masih jadi juara bertahan.

Baca juga: Baru Ingin Memulai Asuransi? Ini 10 Istilah yang Perlu Dipahami

Tapi, kalau liat tren pertumbuhannya, sektor akomodasi serta makanan dan minuman atau kuliner dan perhotelan lagi berkembang banget dengan penambahan 381 ribu orang.

Dari sisi status pekerjaan, mayoritas penduduk bekerja kita sekitar 38,81 persen berstatus sebagai buruh, karyawan, atau pegawai. Kelompok ini juga yang mencatat penambahan jumlah paling banyak.

Sebaliknya, jumlah orang yang mencoba membuka usaha alias mandiri justru mengalami penurunan sekitar 0,68 juta orang.

Melihat data di atas, kita bisa lebih optimis kalau pasar kerja kita masih punya daya serap yang kuat.

Meski tantangan ekonomi global pasti selalu ada, tren penurunan pengangguran ini adalah modal bagus untuk kita tetap semangat cari peluang baru.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU