Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 26 JUNI 2026 • 13:01 WIB

Mengubah Cangkul Menjadi Harapan: Kisah Inspiratif Edi Berawal Menggarap Lahan Orang hingga Miliki Tanah Sendiri Berkat KUR BRI

Mengubah Cangkul Menjadi Harapan: Kisah Inspiratif Edi Berawal Menggarap Lahan Orang hingga Miliki Tanah Sendiri Berkat KUR BRISosok Edi yang inspiratif berkat KUR BRI (Handout)

INDOZONE.ID – Setiap hamparan lahan yang kini digarap Edi Purwanto menyimpan jejak perjuangan panjang yang dimulai dari mimpi sederhana: bertahan hidup melalui pertanian. Jauh sebelum memiliki usaha yang terus berkembang seperti sekarang, Edi adalah seorang petani yang menggarap lahan milik orang lain. 

Bermodalkan ketekunan, kesabaran, dan semangat pantang menyerah, ia perlahan membangun masa depan yang lebih baik.

Perjalanan itu dimulai pada tahun 1995. Di tengah keterbatasan modal dan berbagai tantangan yang dihadapi petani kecil, Edi memilih menekuni dunia pertanian sebagai sumber penghidupan. 

Selama bertahun-tahun ia mengolah lahan dengan penuh kesungguhan, sembari menyimpan harapan suatu hari nanti dapat mengembangkan usahanya sendiri.

Harapan tersebut mulai menemukan jalannya pada tahun 2006 ketika Edi memutuskan mengajukan pinjaman kepada BRI. Keputusan itu berawal dari hal yang sederhana: kantor BRI merupakan bank yang paling dekat dengan tempat tinggalnya, ditambah pelayanan yang menurutnya cepat dan memudahkan masyarakat.

Baca juga: Masyarakat Wajib Waspada Modus Penipuan, BRI Tegaskan Pengajuan KUR Tidak Ditawarkan Secara Online

“Awal mula karena kantor Bank BRI adalah yang terdekat di wilayah saya. Dan juga pelayanannya cepat,” kenang Edi mengingat awal perjalanannya menjadi nasabah BRI.

Mengubah Cangkul Menjadi Harapan: Kisah Inspiratif Edi Berawal Menggarap Lahan Orang hingga Miliki Tanah Sendiri Berkat KUR BRISosok Edi yang inspiratif berkat KUR BRI (Dok. BRI)

Sejak saat itu, hubungan terjalin terus bertumbuh seiring berkembangnya usaha pertaniannya. Melalui dukungan Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI, Edi memperoleh tambahan modal secara bertahap melalui fasilitas suplesi yang disesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan usahanya.

Dimulai dari plafon kredit sebesar Rp5 juta, pembiayaan tersebut kemudian meningkat menjadi Rp25 juta, naik kembali menjadi Rp50 juta yang berhasil dilunasi dengan rekam jejak pembayaran yang baik, hingga kini memperoleh fasilitas KUR senilai Rp100 juta yang masih dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas usahanya.

Tambahan modal tersebut menjadi titik balik yang mempercepat perkembangan usaha pertaniannya. Modal yang sebelumnya menjadi kendala kini berubah menjadi kekuatan untuk memperluas lahan garapan, meningkatkan produktivitas, sekaligus menjaga keberlangsungan usaha.

Baca juga: BRI Pertahankan Momentum Kinerja Solid: Laba Bersih Melesat 13,7 Persen Jadi ​Rp15,5 Triliun di Triwulan I 2026

“Alhamdulillah semakin berkembang, dana untuk modal berkebun ada, dan lahan pertanian jadi semakin luas,” ungkapnya penuh rasa syukur.

Di balik perkembangan tersebut, Edi juga merasakan peran penting pendampingan dari Mantri BRI yang senantiasa hadir di tengah aktivitas usahanya. Bagi Edi, Mantri BRI bukan sekadar petugas yang menyalurkan pembiayaan, tetapi juga menjadi mitra yang memberikan pendampingan, informasi, dan edukasi mengenai pengelolaan usaha serta permodalan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: BRI

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Mengubah Cangkul Menjadi Harapan: Kisah Inspiratif Edi Berawal Menggarap Lahan Orang hingga Miliki Tanah Sendiri Berkat KUR BRI

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!