Profil Jeffrey Hendrik yang resmi ditunjuk sebagai Pjs Dirut BEI. (Dok. Istimewa)
INDOZONE.ID - Nama Jeffrey Hendrik ramai menjadi sorotan setelah Dewan Komisaris Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi menunjuknya sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI.
Jefrrey Hendrik menggantikan posisi posisi Iman Rachman yang mundur imbas tekanan Indek Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam seminggu ke belakang.
Baca juga: Menkeu Purbaya soal Dirut BEI Mundur: Ini Memicu Sentimen Positif Perekonomian
Jeffrey Hendrik saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI, menggantikan Iman Rachman yang mengundurkan diri pada akhir Januari 2026.
Penunjukan ini dilakukan melalui rapat direksi BEI untuk menjaga kesinambungan operasional bursa.
Sebelum ditunjuk sebagai Pjs Dirut BEI, Jeffrey dikenal sebagai Direktur Pengembangan BEI, posisi yang strategis dalam memastikan pertumbuhan dan inovasi di pasar Indonesia.
Profil Jeffrey Hendrik mencerminkan pengalaman panjang di dunia pasar modal Indonesia:
Ia meraih Sarjana Ekonomi dari Universitas Trisakti pada tahun 1995.
Memulai karier sejak pertengahan 1990-an di sektor keuangan dan perusahaan efek.
Ia pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT Phintraco Sekuritas selama lebih dari dua dekade sebelum bergabung dengan BEI.
Jeffrey kemudian bergabung dengan BEI setelah ditunjuk sebagai Direktur Pengembangan lewat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 29 Juni 2022.
Selain itu, Jeffrey juga aktif di berbagai organisasi pasar modal, termasuk sebagai anggota komite dan departemen perdagangan efek serta task force terkait keuangan berkelanjutan di OJK.
Profil Jeffrey Hendrik yang resmi ditunjuk sebagai Pjs Dirut BEI. (ANTARA/ Muhammad Heriyanto)
Baca juga: Dirut BEI Imam Rachman Mengundurkan Diri, Ambil Tanggung Jawab atas Kondisi Pasar
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara