Ilustrasi Pendapatan Nasional. (Istimewa)
INDOZONE.ID - Kalau kamu punya penghasilan bulanan dari kerja, freelance, atau usaha kecil-kecilan, negara juga punya “penghasilan” sendiri.
Bedanya, skala negara jelas jauh lebih gede. Nah, penghasilan versi negara inilah yang dikenal dengan istilah pendapatan nasional.
Walaupun kedengarannya akademis banget, konsep ini sebenarnya dekat sama kehidupan sehari-hari, mulai dari soal lapangan kerja, harga barang, sampai kebijakan pemerintah.
Lewat video “National Income – GDP GNP NDP NNP Explained” dari YouTube @StudyIQIAS, pendapatan nasional dijelasin dengan cukup runtut.
Baca juga: Investasi Jangka Pendek: Cara Cerdas Muterin Uang Buat yang Gak Suka Nunggu Lama
Pendapatan nasional adalah sebagai total nilai uang dari semua barang dan jasa akhir yang diproduksi suatu negara dalam satu tahun.
Intinya, semua hasil produksi yang sudah siap dipakai atau dikonsumsi masyarakat dihitung dan dijumlahkan nilainya.
Nah yang penting, hanya barang dan jasa akhir yang masuk hitungan. Barang setengah jadi nggak ikut dihitung supaya nggak terjadi dobel pencatatan.
Contohnya, tepung yang dijual ke pabrik roti nggak dihitung. Tapi roti yang sudah jadi dan dijual ke konsumen, nah itu baru masuk pendapatan nasional.
Pendapatan nasional ini dihitung berdasarkan tahun fiskal. Setiap negara punya periode yang berbeda. Di India, misalnya, tahun fiskalnya dimulai dari 1 April sampai 31 Maret.
Pendapatan nasional bukan cuma angka formalitas di laporan ekonomi. Data ini penting banget buat melihat kondisi ekonomi suatu negara secara keseluruhan. Kalau pendapatan nasional terus naik, biasanya itu tanda ekonomi sedang tumbuh.
Ekonomi yang tumbuh biasanya diiringi dengan makin banyak lapangan kerja, penghasilan masyarakat yang meningkat, dan daya beli yang lebih kuat. Sebaliknya, kalau pendapatan nasional stagnan atau malah turun, itu bisa jadi sinyal ekonomi lagi lesu.
Buat pemerintah, pendapatan nasional jadi bahan utama buat bikin kebijakan. Mau ngatur pajak, subsidi, sampai program bantuan sosial, semuanya butuh gambaran kondisi ekonomi dari data ini.
Istilah yang paling sering muncul saat ngomongin pendapatan nasional adalah GDP atau Gross Domestic Product, yang dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai Produk Domestik Bruto. Fokus utama GDP ada pada kata “domestik”.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube