Para pendiri start up indonesia yang berhasil lulus (Indozne/zahra utami putri)
INDOZONE.ID Era pertumbuhan startup yang hanya mengandalkan bakar uang untuk akuisisi pengguna tampaknya mulai bergeser ke arah yang lebih substansial.
Hal ini terlihat melalui kelulusan Grab Ventures Velocity (GVV) Batch 8, bahwa arah mata angin inovasi teknologi di Indonesia kini menuju satu titik, yaitu Sustainability (Keberlanjutan).
Nah, lima startup yang baru saja menyelesaikan program akselerasi ini, yakni Casion, Jejakin, Liberty Society, Rekosistem, dan Sirsak membawa satu benang merah yang sama.
Mereka tidak sekadar menawarkan kemudahan digital, tapi solusi konkret atas problem iklim, limbah, dan efisiensi energi.
Lantas sepeti apa kontribusi dampak yang diberikan dari mereka? berikut penjelasannya :
Selama ini, banyak yang meragukan apakah aspek Environmental, Social, and Governance (ESG) bisa selaras dengan profitabilitas.
Namun, program GVV dari grab mencoba mematahkan keraguan tersebut melalui pilot project yang terintegrasi langsung dengan operasional Grab.
Rivana Mezaya, Director of Digital and Sustainability Grab Indonesia, menegaskan bahwa fokus kali ini adalah membantu para start up locak bisa lokal bisa scale up
“Pastinya program ini kita berikan program leadershipnya ya, dari mentoring, workshop, dan sebagainya. untuk scale up masing-masing start up,” Kata Rivana Mazaya dalam jumpa pers Graduation day GVV Batch 8 (13/01/25)
Dengan cara ini kelima startup berhasil berkontribusi dengan baik dan berdampak bagi masyarakat Indonesia
Setiap startup yang sudah lulus membawa keberhasilan luar biasa dan berdampak baik, berikut penjelasannya:
Berfokus pada pengembangan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik (EV) serta pengelolaan jejak karbon. Salah satu capaian programnya adalah penanaman 500 pohon di Belitung Timur, tepatnya di kawasan bekas tambang.
Program ini tidak hanya membantu pemulihan lahan, tetapi juga menciptakan ruang hijau baru dan membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar.
Program ini memberdayakan perempuan dengan mengolah limbah jelantah menjadi sabun ramah lingkungan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan