Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 16 SEPTEMBER 2025 • 19:00 WIB

In This Economy, Berapa Sih Harga Properti yang Ideal?

In This Economy, Berapa Sih Harga Properti yang Ideal?Ilustrasi properti. (Freepik)

INDOZONE.ID - Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan perubahan dinamika pasar lokal, banyak orang bertanya-tanya, berapa sih harga properti yang ideal saat ini? Jawabannya, ternyata tidak sesederhana menyebutkan angka.

Karena seperti yang sering terjadi dalam dunia properti, semuanya tergantung pada siapa yang ditanya. Hal itu diungkapkan CEO Rumah123, Wasudewan dalam acara HARPROPNAS 2025.

Perspektif Pasar Atas

Menurut Wasudewan, bagi kalangan atas, kondisi ekonomi saat ini justru dianggap sebagai momen terbaik untuk membeli properti. Alasannya? Banyak properti yang mengalami penurunan harga signifikan.

Diskon besar-besaran membuat properti yang dulunya terlalu mahal, kini terasa jauh lebih masuk akal. Bahkan beberapa properti seperti pabrik, gudang, hingga tempat usaha ada yang turun sampai 30%. 

“Kita nanya ke market segmen atas, mereka bilang oh ini waktu yang terbaik. Kenapa? Karena banyak sekali properti yang harganya turun,” katanya saat HARPROPNAS 2025 di Jakarta. 

Baca juga: Tren Sewa Properti untuk Usaha Meningkat Tajam, Ini Peluang dan Wilayah Paling Diminati

Perspektif Pasar Pemula, Mengejar Harga Terjangkau

Berbeda dengan mereka yang ada di segmen atas, pembeli muda, mereka yang baru pertama kali memasuki pasar propert, memiliki batasan yang lebih realistis. Target mereka lebih banyak berkisar di bawah Rp500 juta hingga Rp1 miliar. 

“Tapi kalau kita ngomong ke market pemuda gitu ya, yang baru masuk ini, yang beli properti, mereka bilang mungkin saya nyari di bawah Rp500 juta, atau saya nyari di bawah Rp1 miliar,” katanya.

Baca juga: Menkeu Purbaya Optimistis Injeksi Dana Rp200 Triliun ke Himbara Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional


Namun, segmen ini pun tidak tertutup peluang. Karena meskipun harga tetap menjadi kendala, beberapa developer kini mulai menyesuaikan penawarannya.

Ini juga yang menunjukkan bahwa setiap fase ekonomi akan selalu memiliki pemenangnya sendiri. Ada kalangan yang melihat ini sebagai peluang, dan ada pula yang melihatnya sebagai tantangan.

“Ada yang namanya sales market, jadi sekarang ini kan saatnya kita bisa datang kepada developers, mungkin developers sudah lebih real time. Kita minta diskon, kita minta bonus A, B, C. Kenapa? Karena mereka juga harus bangun dan harus kejual,” bebernya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

In This Economy, Berapa Sih Harga Properti yang Ideal?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!