INDOZONE.ID - Lagi-lagi cuaca nggak bisa diajak kompromi! Tahun ini, banyak petani melon di Jawa Timur hampir merugi.
Soalnya, hasil tanaman melon yang biasanya jadi andalan sekarang malah menurun. Wilayah kayak Nganjuk, Madiun, sampai Kediri pun kena imbasnya.
Masalahnya bukan cuma soal cuaca yang labil, tapi juga gara-gara virus tanaman yang makin agresif waktu kelembapan tinggi. Petani melon di sana jadi kalang kabut.
Akibatnya, pertumbuhan tanaman jadi nggak rata. Buah melonnya? Banyak yang kecil-kecil, kulitnya kasar, warnanya pucat, bahkan ada yang pecah dan bentuknya aneh. Jelas banget kualitasnya turun, nggak lolos standar pasar.
Baca juga: Titiek Soeharto Dorong Pengembangan Budi Daya Perikanan Berbasis Teknologi
Petani melon di Jawa Timur kalang kabut hadapi musim panen. (ANTARA)
Edi dan Arif Nur Azis, Petani Melon dari Desa Purwotengah, ngeluh kalau hasil panennya gak sesuai harapan. Mereka bilang kalau musim tanam kali ini penuh tantangan.
“Menjaga kualitas tanaman tahun ini menghadapi banyak hambatan,” ungkapnya saat diwawancara.
Gak cuma petani, Mujet, Owner dari Saclar Buah Group Kediri, juga buka ikut berkomentar. Dia berharap, buat menghadapi musim ini, harus ada pendampingan yang lebih serius soal pengendalian penyakit tanaman.
“Harus ada pendampingan lebih lanjut dalam hal pengendalian penyakit tanaman serta peningkatan akses terhadap varietas benih yang tahan virus karena menyengkut hasil yang dihasilkan,” tambahnya.
Baca juga: Kisah Ansori, Anak Petani Jadi CEO Perusahaan Travel Umrah, Bukti Mimpi Besar Bisa Diraih Siapa Saja
Tapi, Dinas Pertanian di Jawa Timur gak tinggal diam. Mereka mulai turun tangan buat ngasih edukasi ke petani dan bikin sistem pemantauan tanaman yang lebih kece.
Mereka juga udah mulai memantau dan merespons kondisi ini, pakai rencana peningkatan edukasi bagi petani serta penguatan sistem monitoring kesehatan tanaman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Wawancara