Walikota Surakarta Respati Ardi mendampingi Wang Lutong Duta Besar China
INDOZONE.ID - Walikota Surakarta Respati Ardi mendampingi Wang Lutong Duta Besar China untuk Indonesia di wilayah Soloraya, Senin, (7/7/25). Museum Sangiran dan dua pabrik manufaktur di Sukoharjo turut disambangi terkait kemungkinan kerja sama investasi.
Kedatangan Wang Lutong bersama rombongan merupakan kunjungan balasan usai AD 1 melakukan lawatan ke China pada akhir Juni lalu. Kesempatan ini dimanfaatkan dengan baik oleh Respati untuk menempatkan Solo sebagai fasilitator investasi di Soloraya.
“Solo siap jadi badan promotor Soloraya, menjadi hub etalase investasi-investasi di Soloraya. Intinya para kepala daerah kompak, dan saya siap berkolaborasi dengan daerah sekitar,” tandas Respati.
Baca juga: Pemerintah Dorong Koperasi Desa Merah Putih sebagai Lokomotif Ekonomi Lokal yang Tangguh
Respati meminta Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, dan Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, yang turut mendampingi, untuk sekaligus mengajak para kepala daerah di Subosukawonosraten melakukan rapat koordinasi melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah masing-masing.
“Ya, terkait pengembangan Soloraya, biar perencanaannya tepat sasaran dan sektoralnya tertata rapi,” ujarnya.
Wang Lutong Duta Besar China berkunjung ke Museum Sangiran dan dua pabrik manufaktur di Sukoharjo
Usai meninjau Museum Manusia Purba Sangiran, rombongan Dubes China pun bertolak ke PT Konimex dan PT Delta Dunia Tekstile 2. Di sana, Wang Lutong menyampaikan komitmen kepada Respati untuk menjadi mitra dalam industri.
“Mereka bukan kompetitor, tidak akan membanjiri produk impor dengan barang jadi, tetapi akan berkolaborasi dengan pabrik-pabrik di Soloraya,” jelas AD 1 itu.
Wali Kota Surakarta itu pun optimis kerja sama bilateral ini akan membuka peluang terbukanya lapangan pekerjaan.
“Yang penting warga Solo bisa dapat pekerjaan yang layak jika wilayah Soloraya mendapat investasi dari China, karena Solo lah yang menjadi fasilitator yang menginisiasi adanya kerja sama ini,” lanjut Respati.
Baca juga: Penerimaan Kepabeanan dan Cukai 2026 Diproyeksi Meningkat, Ini Rinciannya
Program Sister City dan Sister School dengan Xi’an, China hasil penjajakan Respati yang implementasinya menunggu arahan pemerintah pusat, meliputi kerja sama pendidikan sekolah vokasi dengan menghadirkan kurikulum baru mengenai electric vehicle, beasiswa pendidikan ke China bagi warga Solo dengan kuota ratusan orang, kerja sama dengan asosiasi pengusaha China yang mendorong UMKM Solo tembus pasar negeri Tirai Bambu, dan adanya rencana investasi di Solo untuk pembukaan pusat pengobatan tradisional China.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Press Release