Ilustrasi Investasi. (Freepik) (Freepik)
INDOZONE.ID - Kemajuan teknologi dan ekonomi telah membawa dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat, dengan era globalisasi yang memungkinkan perekonomian dunia berkembang pesat dan arus perdagangan antar negara menjadi lebih lancar.
Dengan pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat, masyarakat semakin menyadari pentingnya mengelola dan mengembangkan aset untuk memenuhi kebutuhan masa depan, sehingga investasi menjadi salah satu pilihan yang populer.
Banyak orang yang belum menyadari bahwa investasi dapat dilakukan dalam berbagai bentuk, termasuk menabung, dan bahwa memilih investasi yang tepat memerlukan pemahaman yang baik tentang profil risiko dan tujuan keuangan.
Baca juga: Presiden Prabowo Resmikan Wisma Danantara, Rumah Besar Pengelolaan Investasi Negara
Investasi merupakan suatu kegiatan menempatkan dana pada satu atau lebih dari satu jenis aset selama periode tertentu dengan harapan bisa mendapatkan penghasilan dan atau peningkatan nilai investasi di masa mendatang.
Dengan demikian, konsep daripada investasi adalah:
Hal ini berarti dana yang seharusnya bisa di konsumsi, namun karena kegiatan investasi dana tersebut dialihkan untuk ditanamkan bagi keuntungan dimasa depan.
Investasi bisa dilihat dari tiga aspek, yakni:
Investasi bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan masyarakat baik secara individu, kelompok maupun negara diperlukan
adanya investasi.
Peningkatan kualitas hidup menjadi tujuan utama manusia, dan investasi menjadi salah satu cara untuk mencapainya dengan memenuhi kebutuhan dan tuntutan yang semakin meningkat.
Risiko investasi dapat diartikan sebagai kemungkinan terjadinya kerugian atau tidak tercapainya manfaat yang diharapkan, yang dapat timbul karena sifat investasi yang berdimensi jangka panjang.
Investasi memiliki risiko karena adanya jarak waktu antara saat investasi dilakukan dan saat hasil investasi dinikmati, yang dapat dipengaruhi oleh ketidakpastian di masa depan.
Dalam menjalankan usaha, manajemen hampir selalu berhadapan
dengan risiko. Oleh karena itu, sikap manajemen dalam menghadapi risiko akan berpengaruh pada pelaksanaan bisnis. Sikap manajemen dalam menghadapi risiko dikelompokkan menjadi tiga, yaitu:
Baca juga: Danantara Ingin Belajar Investasi Dari Pemerintah Korea Lewat Kpop dan Drakor
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Jurnal.yudharta.ac.id