Rabu, 04 MARET 2026 • 10:10 WIB

Apa Itu Compounding Interest? Ini Cara Kerja Bunga yang Bikin Uang Berkembang

Author

ilustrasi uang terus berkembang ( compounding interest) (freepik)

INDOZONE.ID - Banyak orang ingin punya uang yang berkembang, tapi sering bingung harus mulai dari mana. 

Padahal dalam dunia keuangan ada satu konsep sederhana yang bisa membantu uang bertumbuh lebih cepat, yaitu compounding interest atau bunga berbunga.

Konsep ini membuat keuntungan dari tabungan atau investasi terus bertambah karena bunga yang didapat ikut menghasilkan bunga baru. 

Nah, agar kamu lebih paham berikut beberapa penjelasan lengkapnya: 

Apa Itu Compounding Interest?

Compounding interest adalah bunga yang dihitung dari modal awal sekaligus dari bunga yang sudah diperoleh sebelumnya.

Dengan kata lain, keuntungan investasi akan terus ditambahkan ke saldo sehingga menghasilkan bunga baru di periode berikutnya.

Konsep ini sering disebut sebagai “interest on interest” atau bunga dari bunga, yang membuat nilai investasi bisa tumbuh lebih cepat seiring waktu.

Bagaimana Cara Kerja Compounding Interest?

Cara kerjanya cukup sederhana. Ketika bunga atau keuntungan investasi ditambahkan kembali ke modal, maka pada periode berikutnya bunga akan dihitung dari jumlah yang lebih besar.

Baca juga: Apa Itu Investasi Obligasi? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya untuk Pemula

Misalnya kamu menabung Rp1 juta dengan bunga 10% per tahun.

Setelah satu tahun menjadi Rp1,1 juta. Tahun berikutnya bunga dihitung dari Rp1,1 juta, bukan lagi dari Rp1 juta.

Compounding Interest dalam Tabungan dan Investasi

Compounding interest bisa ditemukan dalam berbagai produk keuangan.

Tabungan dan deposito memberikan bunga yang bisa terus menambah saldo jika tidak ditarik.

Sementara dalam investasi seperti saham atau reksa dana, efek compounding terjadi ketika keuntungan atau dividen diinvestasikan kembali sehingga nilai investasi terus bertumbuh.

Perbandingan Investasi Jangka Pendek dan Panjang

Untuk memahami efek compounding, coba lihat ilustrasi sederhana berikut.

Baca juga: Mengenal RDN, Simak Fungsi dan Keamanannya dalam Investasi Saham

Jika seseorang menginvestasikan Rp5 juta per tahun dengan imbal hasil 10%:

Dalam 5 tahun=nilai investasi sekitar Rp30 juta
Dalam 10 tahun=sekitar Rp80 juta
Dalam 20 tahun= bisa lebih dari Rp300 juta

Perbedaan ini menunjukkan bahwa waktu memiliki peran besar dalam meningkatkan nilai investasi.

Data edukasi keuangan dari berbagai lembaga investasi juga menunjukkan bahwa sebagian besar pertumbuhan portofolio jangka panjang berasal dari efek compounding yang terus berlangsung selama bertahun-tahun.

Mengapa Penting Memulai Investasi Sejak Dini?

Banyak orang berpikir investasi harus dimulai ketika sudah memiliki penghasilan besar.

Padahal dalam konsep compounding, waktu lebih penting daripada jumlah uang awal.

Seseorang yang mulai berinvestasi lebih awal biasanya memiliki peluang pertumbuhan yang lebih besar dibandingkan mereka yang mulai lebih terlambat, meskipun nominal investasinya sama.

Itulah sebabnya banyak pakar keuangan menyarankan untuk mulai menabung atau berinvestasi sedini mungkin, bahkan dengan jumlah kecil sekalipun.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Investopedia

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU