Jumat, 06 FEBRUARI 2026 • 13:50 WIB

Emiten Rajin Bagi Dividen di BEI, Pilihan Menarik untuk Strategi Investasi Jangka Panjang

Author

Ilustrasi emiten rajin bagi dividen di BEI (Freepik)

INDOZONE.ID - Saham dengan pembagian dividen rutin kerap menjadi incaran investor yang menginginkan penghasilan pasif sekaligus stabilitas portofolio. 

Di Bursa Efek Indonesia (BEI), sejumlah emiten dikenal konsisten membagikan dividen dengan tingkat imbal hasil (dividend yield) yang relatif tinggi, terutama dari sektor perbankan, pertambangan, dan energi.

Baca juga: Apa Itu Dividen? Ini Cara Bagi Untung dan Contohnya Biar Investor Pemula Nggak Bingung!

Daftar Saham Dividen Tinggi di Indonesia

Berdasarkan kompilasi data historis hingga 2025, beberapa emiten berikut tercatat memiliki dividend yield besar dan rutin membagikan dividen:

Kode Perusahaan Estimasi Dividend Yield 2025

  • PTBA Bukit Asam 15,6%
  • ITMG Indo Tambangraya Megah 12,6%
  • ASII Astra International 10,5%
  • UNVR Unilever Indonesia 9,8%
  • PGAS Perusahaan Gas Negara 9,8%
  • BBRI Bank Rakyat Indonesia 9,7%
  • AKRA AKR Corporindo 9,6%
  • UNTR United Tractors 9,3%
  • TAPG Triputra Agro Persada 8,8%
  • ANTM Aneka Tambang 7,9%
  • TLKM Telkom Indonesia 7,4%
  • BMRI Bank Mandiri 7,3%
  • INDY Indika Energy 6,8%
  • BBNI Bank Negara Indonesia 6,2%

Angka tersebut merupakan estimasi berbasis data historis dan dapat berubah mengikuti kinerja perusahaan maupun harga saham di pasar.

Secara umum, emiten batu bara seperti PTBA dan ITMG mampu memberikan yield tinggi karena kinerja keuangan yang terdongkrak harga komoditas, sementara bank besar menawarkan dividen stabil dengan fundamental kuat.

Konsistensi Pembagian Dividen

Sejumlah emiten juga dikenal rutin membagikan dividen interim maupun final. Misalnya:

  • ASII membagikan dividen interim sekitar Rp98 per saham pada 2024 dan jumlah serupa pada 2023.
  • UNVR menyalurkan dividen interim Rp41 per saham pada 2024, setelah sebelumnya Rp63 pada 2023 dan Rp69 pada 2022.
  • Emiten lain seperti ITMG, BBCA, UNTR, hingga MEDC juga tercatat membayar dividen interim pada 2024 dengan nilai berbeda-beda sesuai kinerja laba.

Data tersebut menunjukkan pola konsistensi pembayaran dividen di sejumlah saham berkapitalisasi besar.

Baca juga: Deretan Saham yang Rajin Bagi Dividen di 2025, Favorit Pemburu Passive Income

Indeks Saham Dividen sebagai Acuan Investor

BEI bahkan memiliki IDX High Dividend 20, yaitu indeks berisi saham-saham dengan rekam jejak dividen menarik.

Beberapa konstituen periode 2025–2026 meliputi:

  • ADRO, ANTM, ASII
  • BBCA, BBRI, BMRI, BBNI
  • ITMG, PTBA, PGAS
  • TLKM, UNTR, UNVR, dan lainnya

Kehadiran indeks ini membantu investor memantau saham dengan potensi dividen konsisten sekaligus likuiditas tinggi.

Mengapa Saham Dividen Menarik untuk Jangka Panjang?

Strategi investasi berbasis dividen diminati karena beberapa alasan:

  1. Memberikan arus kas rutin dari pembagian laba perusahaan.
  2. Cenderung berasal dari perusahaan mapan dengan fundamental kuat.
  3. Berpotensi memberikan total return stabil, kombinasi dividen dan kenaikan harga saham.

Di Indonesia, karakter pasar bahkan menunjukkan yield dividen yang relatif tinggi dibanding sebagian pasar global, sehingga menarik bagi investor pencari pendapatan pasif.

Baca juga: OJK Optimistis Kenaikan Free Float Jadi 15% Disambut Positif Calon Emiten

Emiten yang rajin membagikan dividen, terutama dari sektor perbankan, energi, dan komoditas, menjadi pilihan menarik bagi investor jangka panjang.

Dengan memanfaatkan data dividend yield, histori pembayaran, serta acuan indeks seperti IDX High Dividend 20, investor dapat menyusun portofolio yang lebih stabil sekaligus produktif menghasilkan pendapatan.

Namun, penting diingat bahwa dividen bukan satu-satunya faktor dalam memilih saham. Kinerja bisnis, prospek industri, dan kondisi pasar tetap perlu dipertimbangkan agar strategi investasi berjalan optimal.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Bareksa.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU