Jumat, 31 OKTOBER 2025 • 09:50 WIB

Token Edena Listing di BingX, Siap Tembus Bursa Global!

Author

CEO EDENA Wook Lee bicara di Tamil Nadu Global Startup Summit 2025. (Dok EDENA)

INDOZONE.ID - Kabar gembira! Operator bursa Security Token Offering (STO), Edena, bakal listing di BingX mulai hari ini, Jumat (31/10/2025). 

Sebelumya, Edena yang mengkhususkan diri dalam menokenisasi aset riil premium, termasuk kredit karbon dari Indonesia, rumah bagi 270 juta penduduk dan mewakili salah satu potensi penyerapan karbon terbesar di dunia join dengan real estat awal senilai $250 juta di Mesir bersama BEK Group yang dipimpin oleh mantan Perdana Menteri Ibrahim Mahlab.

CEO EDENA Capital Nusantara Wook Lee mengatakan, momen ini sangat spesial bagi Edena. Karena bisa menunjukkan kepercayaan institusional yang kuat terhadap pendekatan revolusioner dalam menokenisasi kelas aset triliunan dolar. 

Baca juga: Mesir Satukan Real Estat dengan Investasi Karbon Pakai Token Digital

"Ekspansi bursa strategis ini memungkinkan pengguna global untuk mengakses produk STO kami dengan lancar, memfasilitasi transaksi lintas batas dan mendemokratisasi investasi dalam aset riil yang ditokenisasi di seluruh platform multi-yurisdiksi kami,” ungkapnya dalam sebuah wawancara. 

Baca juga: Cuan Crypto Bisa Tembus 25% hingga November, Gimana Caranya?

Ekspansi Bursa Strategis

Bukan cuma itu, pada 5 November 2025 mendatang, token ini juga siap menembus Bursa Global Top 5. Diikuti dengan bursa nasional yang dominan di Asia Tenggara. 

Dengan demikian, Edena juga telah memantapkan dirinya sebagai satu-satunya operator bursa STO multi-yurisdiksi dengan kemitraan pemerintah yang mencakup Indonesia, Mesir, dan wilayah yang terus berkembang.

Dengan persetujuan regulasi yang telah diperoleh dan operasi yang aktif di Indodax (bursa utama Indonesia), menjembatani keuangan tradisional dengan blockchain untuk membuka triliunan aset pasar berkembang yang sebelumnya tidak likuid.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Wawancara

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU