INDOZONE.ID - Investasi di bidang properti di era sekarang dibutuhkan beberapa persiapan dan nasehat yang sehat agar tak salah jalan. Maka diperlukan tips dan petuah yang tepat sebelum memulainya.
Menurut Robert Jones, pendiri Property Investments UK di Inggris yang dikenal ahli di bidang properti memberikan beberapa nasehat buat kalian ingin mencoba investasi di bidang tersebut.
Seperti yang dituliskan di dalam situs resminya propertyinvestmentsuk.co.uk, berikut ini ada beberapa tips untuk kamu yang ingin memulai investasi di bidang properti.
1. Pikirkan Jangka Panjang
Investasi properti paling efektif jika dilakukan dalam jangka panjang. Harga properti bisa naik turun dalam waktu singkat, tapi sejarah menunjukkan nilainya cenderung meningkat dalam jangka waktu bertahun-tahun.
Dengan strategi seperti sewa jangka panjang atau properti mahasiswa, Anda bisa meraih pendapatan rutin dan pertumbuhan nilai aset.
2. Tetapkan Tujuan yang Jelas
Sebelum berinvestasi, penting untuk tahu apa yang ingin kamu capai. Apakah Anda ingin pendapatan bulanan, pertumbuhan nilai aset, atau keduanya?
Dengan tujuan yang jelas, Anda bisa memilih jenis properti dan strategi investasi yang paling sesuai.
3. Pertimbangkan Strategi Kontrarian
Kadang, justru saat orang lain takut, di situlah peluang muncul. Membeli properti saat pasar lesu atau memilih strategi yang tidak populer bisa memberi keuntungan lebih.
Pendekatan ini membantu menemukan nilai tersembunyi yang sering dilewatkan investor lain.
4. Miliki Anggaran yang Realistis
Sebelum membeli properti, hitung total dana yang Anda miliki dan semua biaya tambahan yang mungkin timbul. Biaya renovasi, pajak, dan biaya notaris bisa memakan banyak anggaran.
Pastikan Anda juga menyediakan dana cadangan sekitar 10% untuk kebutuhan tak terduga.
5. Pilih Lokasi dengan Cermat
Lokasi adalah faktor yang tidak bisa diubah, jadi pastikan Anda membeli di tempat strategis. Properti bisa diperbaiki, tapi lokasi yang buruk sulit diperbaiki nilainya.
Cari daerah dengan akses transportasi baik, fasilitas umum lengkap, dan dekat pusat aktivitas.
6. Gunakan Data Pasar
Memahami harga pasar dan potensi sewa sangat penting dalam mengambil keputusan investasi. Gunakan berbagai sumber data, seperti agen properti, portal online, dan laporan pasar.
Dengan informasi yang tepat, Anda bisa mengenali peluang bagus dan menghindari kerugian.
7. Beli di Harga yang Tepat
Keuntungan terbesar sering kali ditentukan saat Anda membeli, bukan saat menjual. Usahakan untuk membeli properti di bawah harga pasar agar potensi untung lebih besar.
Ini bisa dicapai lewat negosiasi, membeli dari lelang, atau mencari properti off-market.
8. Lakukan Pemeriksaan Menyeluruh (Due Diligence)
Sebelum membeli, pastikan Anda melakukan riset menyeluruh terhadap properti dan area sekitarnya. Verifikasi semua informasi dari agen dan periksa potensi sewa atau permintaan penyewa.
Jika perlu renovasi, mintalah beberapa penawaran dari kontraktor yang berbeda.
9. Rencanakan Strategi Keluar Sejak Awal
Saat Anda membeli properti, pikirkan juga kapan dan bagaimana Anda akan menjual atau melepasnya di masa depan. Mungkin Anda ingin menjual setelah mencapai nilai tertentu atau menyimpannya sebagai warisan keluarga.
Strategi keluar membantu menjaga arah dan tujuan investasi Anda.
10. Dapatkan Nasihat Keuangan yang Tepat
Pembiayaan adalah komponen penting dalam investasi properti. Memilih produk keuangan yang salah bisa berdampak besar pada keuntungan akhir.
Konsultasikan dengan beberapa broker hipotek atau penasihat keuangan untuk mendapatkan opsi terbaik sesuai proyek Anda.
11. Pertimbangkan Aspek Pajak dengan Serius
Cara Anda membeli properti—atas nama pribadi atau melalui perusahaan—akan memengaruhi beban pajak. Penasihat pajak yang berpengalaman bisa membantu mengurangi pajak keuntungan dan warisan secara legal.
Strategi pajak yang efisien bisa meningkatkan hasil bersih investasi Anda.
12. Cari Cara Menambah Nilai Properti
Selain mengandalkan sewa atau kenaikan harga, Anda bisa menambah nilai properti secara aktif. Misalnya dengan renovasi, menambah kamar, atau mengubah fungsi properti.
Strategi ini bisa meningkatkan pendapatan sewa atau membuat properti lebih menarik saat dijual.
13. Diversifikasi Portofolio Anda
Jangan hanya bergantung pada satu jenis properti atau lokasi. Dengan memiliki berbagai jenis properti dan berada di lokasi berbeda, Anda bisa mengurangi risiko jika salah satu performanya buruk.
Diversifikasi memberi keseimbangan dan perlindungan dalam jangka panjang.
14. Evaluasi Strategi Secara Berkala
Pasar properti selalu berubah, jadi penting untuk meninjau ulang strategi Anda secara rutin. Apa yang berhasil tahun lalu belum tentu cocok sekarang.
Periksa portofolio Anda, lalu putuskan apakah perlu membeli, menjual, atau tetap bertahan.
15. Sadari Risiko yang Ada
Setiap investasi pasti memiliki risiko, termasuk investasi properti. Bisa saja penyewa bermasalah, biaya renovasi membengkak, atau properti sulit dijual.
Dengan memahami risiko sejak awal, Anda bisa membuat keputusan lebih bijak dan menghindari kerugian besar.
Nah, itulah beberapa tips buat kamu yang ingin berinvestasi di properti. Selamat mencoba!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Propertyinvestmentsuk.co.uk