Ilustrasi Market Cap. (Eliani Kusnedi)
INDOZONE.ID - Banyak orang masih fokus melihat harga saham saat memilih investasi. Padahal, harga saham saja belum cukup untuk menilai besar kecilnya sebuah perusahaan. Ada faktor lain yang jauh lebih penting untuk dipahami, yaitu market cap.
Dengan memahami market cap, investor bisa mengetahui nilai perusahaan di pasar, membandingkan emiten dalam sektor yang sama, hingga menilai potensi risiko investasi. Karena itu, istilah ini wajib dipahami, terutama bagi pemula yang baru masuk ke dunia saham.
Baca juga: CDIA Bergerak di Bidang Apa? Investor Wajib Tahu
Market cap adalah singkatan dari market capitalization atau kapitalisasi pasar. Istilah ini merujuk pada total nilai sebuah perusahaan yang tercatat di pasar saham.
Cara menghitung market cap cukup sederhana, yaitu: Harga saham x jumlah saham beredar.
Artinya, nilai perusahaan akan berubah mengikuti pergerakan harga saham di bursa.
Sebagai contoh:
Maka perhitungannya:
Jadi, kapitalisasi pasar perusahaan tersebut sekitar Rp500 miliar. Angka tersebut menggambarkan seberapa besar nilai perusahaan menurut pasar saat ini.
Baca juga: Mengenal Growth Funding, Cara Investasi Jangka Panjang yang Potensial
Memahami market cap bisa membantu investor mengambil keputusan dengan lebih rasional.
Dari market cap, investor bisa melihat apakah perusahaan tergolong kecil, menengah, atau besar.
Ukuran perusahaan biasanya berkaitan dengan kekuatan bisnis, kemampuan bertahan saat krisis, pangsa pasar, dan peluang ekspansi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Mandiri Sekuritas