Ilustrasi Waktu Ideal Menyimpan Emas Antam agar Untung. (Eliani Kusnedi)
INDOZONE.ID - Emas masih jadi salah satu instrumen investasi favorit banyak orang, terutama bagi kamu yang cari aset aman dan minim risiko.
Salah satu produk yang paling sering dipilih masyarakat Indonesia adalah emas Antam. Tapi, banyak juga yang masih bertanya-tanya, sebenarnya berapa lama menyimpan emas Antam agar untung?
Perlu dipahami, investasi emas bukan cara instan untuk mendapat banyak uang. Emas lebih cocok dijadikan investasi jangka menengah hingga panjang.
Keuntungan dari emas biasanya datang dari kenaikan harga seiring waktu, bukan dalam hitungan hari atau minggu.
Baca juga: Spread Emas Itu Apa Sih? Ini Fungsi dan Cara Hitungnya
Saat membeli emas, kamu akan menemukan dua jenis harga, yaitu harga beli dan harga jual kembali atau buyback.
Harga beli adalah harga saat kamu membeli emas dari toko, butik emas, bank, atau platform digital. Sedangkan harga buyback adalah harga saat kamu menjual emas tersebut kembali.
Biasanya, harga buyback lebih rendah dibanding harga beli di hari yang sama. Jadi jika baru beli lalu langsung dijual, besar kemungkinan kamu masih rugi.
Karena itu, investor emas perlu menunggu hingga harga buyback naik melebihi harga beli agar bisa mendapatkan keuntungan.
Secara umum, semakin lama emas disimpan, peluang untung biasanya makin besar.
Baca juga: Apa Itu Saham Multibagger? Kenali Ciri dan Tips Dapat Peluan Cuan
Jika disimpan kurang dari setahun, keuntungan biasanya belum terlalu terasa.
Bahkan, masih berisiko rugi karena selisih harga beli dan buyback belum tertutup.
Pada periode ini, peluang untung mulai terbuka. Jika harga emas sedang naik atau kondisi ekonomi global tidak stabil, emas bisa mengalami kenaikan cukup signifikan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Treasury