Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 21 APRIL 2026 • 11:40 WIB

Temuan Gas Jumbo di Blok Ganal Perkuat Optimisme Pasokan Energi Nasional

Temuan Gas Jumbo di Blok Ganal Perkuat Optimisme Pasokan Energi NasionalMenteri ESDM Bahlil Lahadalia (kedua kiri) bersalaman dengan Head of Middle and Far East Region ENI Ciro Pagano dalam konferensi pers Penemuan Gas Raksasa di Kalimantan Timur. (ANTARA/Putu Indah Savitri)

INDOZONE.ID - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mengumumkan temuan gas bumi di Sumur Geliga-1, Blok Ganal, lepas pantai Kalimantan Timur, dengan potensi sekitar 5 triliun kaki kubik (Tcf) dan 300 juta barel kondensat.

“Di era kondisi dunia yang hampir semua dunia sekarang menjaga cadangan mereka, sekali lagi kita bersyukur kepada Tuhan bahwa (penemuan) ini anugerah yang diberikan dan kita harus betul-betul fokus dalam rangka menjalankan perintah Bapak Presiden untuk mencari sumber-sumber minyak baru,” ujar Bahlil dalam konferensi pers di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, dikutip Selasa (21/4/2026).

Temuan tersebut berada di Wilayah Kerja Ganal yang dioperasikan ENI dengan porsi kepemilikan 82 persen, sedangkan 18 persen sisanya dimiliki Sinopec.

Bahlil mengatakan keberhasilan eksplorasi ini menunjukkan potensi migas Indonesia masih besar, terutama di Cekungan Kutai, Kalimantan Timur, yang terus memperlihatkan prospek menjanjikan.

Baca juga: Biar Listrik Nggak Mati, Pertamina Garap Energi Terbarukan

“Ini adalah hasil eksplorasi dan setelah ini mereka juga akan melakukan pengembangan untuk melakukan eksplorasi dari beberapa wilayah lain selain daripada wilayah Kalimantan Timur,” kata Bahlil.

Ia menjelaskan, pada 2028 produksi puncak ENI diperkirakan mencapai 2.000 MMSCFD, meningkat dibandingkan produksi saat ini yang berada di kisaran 600 hingga 700 MMSCFD. Produksi itu ditargetkan naik lagi menjadi 3.000 MMSCFD pada 2030.

Menurut Bahlil, peningkatan produksi tersebut sejalan dengan strategi pemerintah untuk memenuhi kebutuhan gas dari dalam negeri.

Sumur Geliga dibor hingga kedalaman sekitar 5.100 meter pada kedalaman air sekitar 2.000 meter. Penemuan ini melanjutkan catatan keberhasilan eksplorasi ENI di Cekungan Kutai setelah sebelumnya menemukan cadangan besar di Geng North pada 2023 dan Sumur Konta-1 pada 2025.

Baca juga: Gas Bumi Jadi Andalan di Tengah Dilema Krisis dan Transisi Energi

Penemuan Geliga juga hadir setelah keputusan investasi akhir untuk proyek Gendalo dan Gandang di South Hub, serta Geng North dan Gehem di North Hub.

Dalam rencana pengembangannya, proyek North Hub akan menggunakan fasilitas terapung baru dengan kapasitas 1 miliar kaki kubik gas per hari dan 90.000 barel kondensat per hari. Selain itu, proyek ini juga akan memanfaatkan fasilitas yang sudah ada, termasuk Kilang LNG Bontang.

Selain Geliga, Bahlil juga menyampaikan temuan di Sumur Gula yang sebelumnya menghasilkan sekitar 2 TCF gas dan 75 juta barel kondensat. Dari dua sumur tersebut, estimasi awal kombinasi sumber daya Geliga dan Gula berpotensi menambah produksi hingga 1.000 mmscfd gas dan 90.000 bpd kondensat.

Pemerintah mendorong agar temuan ini segera ditindaklanjuti ke tahap pengembangan produksi. Langkah itu dinilai penting untuk mempercepat manfaat ekonomi melalui investasi, pembukaan lapangan kerja, peningkatan penerimaan negara, serta penguatan pasokan gas bagi industri dan masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Temuan Gas Jumbo di Blok Ganal Perkuat Optimisme Pasokan Energi Nasional

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!