Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 01 AGUSTUS 2025 • 17:38 WIB

Bitcoin Tembus Kapitalisasi Tertinggi Kalahin Amazon, Kok Bisa?

Bitcoin Tembus Kapitalisasi Tertinggi Kalahin Amazon, Kok Bisa?Ilustrasi bitcoin. (Freepik)

INDOZONE.ID - Pasar kripto Bitcoin (BTC) atau mata uang kripto paling populer di dunia, berhasil menyentuh kapitalisasi pasar sebesar USD2,43 triliun (setara lebih dari Rp39 ribu triliun) per 15 Juli 2025. Menariknya, angka itu bahkan sempat melampaui Amazon, salah satu perusahaan teknologi terbesar dunia yang saat itu berada di USD2,38 triliun atau Rp38 ribu triliun. 

Di Indonesia, salah satu platform aplikasi kripto lokal merilis program baru yang memungkinkan pengguna dapetin imbal hasil (yield) hingga 25% per tahun lewat fitur simpan aset kripto yang fleksibel. Kamu bisa kapan saja mengakses aset kripto sesuai kebutuhan. 

Apa Itu Dogecoin?

Di tahap awal, token Dogecoin (DOGE) jadi yang pertama dikasih promo imbal hasil 25%. Token lainnya seperti Lido DAO (LDO) juga akan menyusul. 

Skemanya simpel, karena kamu bisa menyimpan aset kripto di fitur tersebut, dan hasilnya bakal cair otomatis tiap jam. Pencairannya bisa dilakukan setiap 12 jam, mirip tabungan, tapi hasilnya lebih cepat terasa.

Baca juga: Harga Bitcoin Tetap Bertahan di Tengah Isu Geopolitik Iran-Israel

Crypto Passive Income

Menurut data dari PINTU, sekitar 35% pengguna aktif ternyata sudah pakai fitur penyimpanan aset ini. Tiga token yang paling banyak disimpan adalah Stablecoin USDT/USDC, Bitcoin (BTC), dan Ethereum (ETH).

Semuanya populer karena dianggap relatif stabil dan punya potensi return yang solid. Fitur ini cocok buat Gen Z yang pengin cuan dari kripto tanpa harus pantengin grafik harga tiap jam. 

Sementara itu, kata Head of Product Marketing PINTU Iskandar Mohammad, 35% pengguna  sudah melakukan aktivitas trading dan investasi. Mereka manfaatin  Pintu Earn dengan tiga aset crypto favoritnya adalah stablecoin USDT/USDC, BTC, dan ETH. 

“Dengan hadirnya peningkatan imbal hasil hingga 25%, kami harap fitur Flexi Earn semakin banyak digunakan oleh pengguna,” ungkap Iskandar.

Baca juga: Bitcoin Capai Angka $100K! Apa yang Membawa Kripto ke Level Ini?

Menurut dia, Gen Z adalah generasi yang tumbuh di tengah teknologi dan ekonomi digital, makin aktif menjadikan kripto sebagai bagian dari portofolio keuangan mereka. Flexi Earn ini menjawab kebutuhan generasi muda yang cari cara investasi yang fleksibel, cepat, dan transparan.

“Fitur ini cocok buat investor pemula hingga trader pro yang diharapkan dapat terus mendukung pertumbuhan investasi aset crypto di Indonesia,” tutup Iskandar. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Wawancara

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Bitcoin Tembus Kapitalisasi Tertinggi Kalahin Amazon, Kok Bisa?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!