INDOZONE.ID - Salah transfer kerap jadi isu yang sering terjadi saat melakukan transaksi keuangan di masyarakat.
Bayangkan saat buka aplikasi mobile banking, saldo rekeningmu mendadak bertambah.
Sebelum senang duluan, bisa jadi uang tersebut berasal dari orang yang salah transfer.
Dana yang salah transfer, sebenarnya tidak boleh digunakan sembarangan dan sebaiknya segera dikembalikan melalui prosedur yang benar.
Baca juga: Jangan Asal! Kenali 5 Jenis Pinjaman Bank Terpopuler Sesuai Kebutuhan dan Kemampuan Finansial
Cara Benar Kembalikan Uang yang Salah Transfer
Ada langkah-langkah yang perlu kamu lakukan agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari. Simak caranya berikut:
1. Melapor Ke Pihak Bank
Langkah pertama yang wajib dilakukan adalah segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak bank.
Kamu bisa datang ke cabang atau unit bank terdekat atau menghubungi call center resmi untuk membuat laporan.
2. Uang Jangan Dipakai
Langkah kedua yaitu kamu sangat dilarang keras untuk memindahkan, menarik tunai, atau membelanjakan uang tersebut sebelum proses verifikasi selesai.
Pihak bank nantinya akan melakukan pemeriksaan internal untuk melacak identitas pengirim asal, serta memastikan keabsahan laporan salah transfer.
Selama proses ini berlangsung, kamu harus bersikap kooperatif dan membiarkan uang tersebut tetap utuh di dalam rekening.
3. Mediasi dari Bank
Langkah ketiga yang menjadi penentu adalah proses pengembalian dana yang wajib difasilitasi penuh oleh pihak perbankan sebagai mediator resmi.
Setelah verifikasi selesai, bank akan menerbitkan dokumen persetujuan debit rekening atau pembatalan transaksi yang harus ditandatangani oleh penerima dana.
Dana tersebut kemudian akan dipindahkan kembali secara resmi oleh sistem bank ke rekening pengirim asal tanpa melibatkan transaksi manual antar-pribadi.
Baca juga: Industri Bank Syariah Tumbuh Solid, OJK Dorong Penguatan Ekonomi Riil
Kerjasama yang baik antara kamu dengan pihak bank melalui prosedur resmi ini adalah kunci utama dalam menyelesaikan kemelut transaksi secara aman.
Selain itu, bank juga memiliki kewenangan untuk membekukan sementara uang yang dilaporkan salah transfer demi menjaga keamanan aset kedua belah pihak.
Hal ini membuktikan bahwa sistem perbankan telah memiliki mitigasi yang kuat untuk menyelesaikan kelalaian pengiriman dana.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Hukumonline.com