INDOZONE.ID - Di tengah era digital yang serba cepat, Gen Z dikenal sebagai generasi yang tech-savvy, kritis, dan nggak takut coba hal baru. Termasuk dalam urusan finansial di kehidupan sehari-hari.
Mereka mulai belajar soal investasi jangka panjang dan mudah. Salah satu yang dilirik adalah cryptocurrency alias crypto.
Crypto bukan lagi sekadar tren sesaat. Buat Gen Z, ini adalah simbol dari kebebasan finansial, teknologi masa depan, dan pergeseran cara pandang terhadap uang. Tapi ingat, investasi apapun tetap butuh riset dan pemahaman yang matang.
Kira-kira, kenapa ya aset digital ini bisa dianggap berharga dan layak dijadikan investasi, bahkan oleh generasi muda?
Yuk, kita bahas empat faktor utama yang bikin crypto makin menarik buat Gen Z!
1. Langka Itu Bernilai
Pernah dengar istilah “semakin langka, semakin mahal”? Prinsip ini juga berlaku di dunia crypto. Banyak aset kripto seperti Bitcoin, punya batas maksimal dalam jumlah peredarannya. Bitcoin, misalnya, cuma akan ada 21 juta koin di seluruh dunia. Bandingkan dengan uang kertas yang bisa dicetak kapan aja oleh pemerintah.
Karena jumlahnya terbatas, maka makin banyak orang yang mau punya, makin tinggi pula nilainya. Buat Gen Z yang suka ide investasi anti-mainstream, ini bisa jadi pilihan menarik!
Baca juga: Mengenal Trading Kripto: Risiko Tinggi, Keuntungan Besar
2. Gak Cuma Disimpan tapi Juga Dipakai
Crypto bukan cuma buat disimpan sambil nunggu harga naik. Banyak juga yang punya fungsi nyatadalam kehidupan digital. Misalnya, Ethereum bukan hanya koin, tapi juga jadi ‘bahan bakar’ untuk berbagai aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi) dan aplikasi lainnya yang berjalan di teknologi blockchain.
Artinya? Lo bisa investasi sambil ikut ambil bagian dalam revolusi teknologi keuangan masa depan.
3. Teknologinya Canggih dan Transparan
Salah satu hal keren dari crypto adalah teknologi di baliknya blockchain. Teknologi ini memungkinkan transaksi dicatat secara terbuka, aman, dan tanpa campur tangan pihak ketiga. Jadi, kamu gak m butuh bank atau lembaga keuangan untuk transfer dana ke orang lain, bahkan lintas negara.
Buat Gen Z yang terbiasa dengan kecepatan dan efisiensi, konsep transaksi cepat, global, dan transparan ini jelas punya daya tarik tersendiri.
Baca juga: Thailand Uji Coba Konversi Kripto ke Baht untuk Wisatawan Asing
Kata Perwakilan Tim Pintu Academy, teknologi blockchain yang mendasari cryptocurrency memberikan beberapa keuntungan seperti transparansi, desentralisasi, dan kemampuan untuk melakukan transaksi lintas batas tanpa perlu otoritas pusat atau biaya tambahan.
“Ini memungkinkan penggunaan global tanpa hambatan, menambah nilai tambah pada penggunaan sehari-hari,” ujarnya saat diwawancarai di Jakarta.
4. Kepercayaan dan Persepsi Publik
Gen Z, yang tumbuh besar bareng media sosial dan gerakan komunitas online, paham banget soal kekuatan kolektif dan pengaruh publik. Crypto, dalam hal ini, bukan sekadar aset, tapi juga bagian dari budaya digital itu sendiri.
Sama seperti mata uang tradisional, nilai cryptocurrency sangat tergantung pada kepercayaan dan persepsi publik. Persepsi pasar dapat sangat dipengaruhi oleh tokoh-tokoh teknologi dan investor besar, yang seringkali dapat mengubah harga cryptocurrency dengan satu pernyataan atau tweet, sebut saja Elon Musk.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan