manfaat nabung valuta asing saat rupiah melemah (Freepik)
INDOZONE.ID - Valuta asing atau valas adalah mata uang negara lain yang biasanya digunakan untuk transaksi internasional, seperti dolar Amerika Serikat, euro, atau yen.
Lebih dari itu, saat rupiah melemah, menabung dalam valuta asing bisa menjadi salah satu cara untuk menjaga nilai uang agar tidak mudah tergerus perubahan kurs.
Cara ini juga semakin relevan bagi kamu yang punya rencana melakukan aktivitas yang mengharuskan bertransaksi ke luar negeri.
Nah, sebelum mulai menyimpannya, penting untuk memahami dulu apa saja manfaat menabung valuta asing di tengah kondisi rupiah yang sedang melemah berikut ini.
Saat rupiah melemah terhadap mata uang asing seperti dolar Amerika Serikat atau euro, tabungan dalam valuta asing bisa membantu menjaga nilai uang tetap lebih stabil.
Jika suatu saat ditukar kembali ke rupiah, nilainya akan berpotensi meningkat mengikuti pergerakan kurs.
Manfaat ini terasa penting untuk kebutuhan yang berhubungan dengan luar negeri.
Dengan begitu, tabungan valas bisa menjadi pelindung sederhana agar keuangan tidak terlalu terdampak oleh naik turunnya rupiah.
Bagi yang punya rencana kuliah, bekerja, liburan, atau berobat ke luar negeri, menabung valuta asing bisa sangat membantu.
Dana yang sudah disimpan dalam mata uang tujuan membuat biaya terasa lebih terencana sejak awal.
Baca juga: Rupiah Melemah Imbas Moody’s Revisi Outlook Indonesia, Berapa Nilainya?
Cara ini juga mengurangi risiko harus menukar uang dalam jumlah besar saat kurs sedang tinggi.
Alhasil, persiapan kebutuhan luar negeri jadi lebih tenang dan tidak terlalu membebani keuangan.
Menyimpan seluruh tabungan hanya dalam rupiah bisa membuat keuangan terlalu bergantung pada kondisi ekonomi dalam negeri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eldorado.io