Ilustrasi Kliring. (Eliani Kusnedi)
INDOZONE.ID - Bagi sebagian orang, istilah kliring mungkin masih terdengar asing. Padahal, kliring memiliki peran penting dalam sistem perbankan dan transaksi keuangan sehari-hari.
Jika kamu pernah transfer antarbank, terutama untuk kebutuhan bisnis atau pembayaran dalam jumlah tertentu, proses kliring bisa jadi salah satu sistem yang digunakan.
Lalu, sebenarnya kliring itu apa? Simak penjelasannya di bawah ini.
Baca juga: Perbedaan Harta PPS dan Investasi PPS, Jangan Salah Pilih biar Gak Bikin Rugi!
Kliring adalah proses penyelesaian transaksi antarbank dengan cara menghitung hak dan kewajiban masing-masing bank, lalu memindahkan dana ke pihak yang berhak menerimanya.
Sederhananya, kliring digunakan untuk memproses perpindahan uang dari satu rekening bank ke rekening bank lain secara resmi melalui sistem perbankan.
Kliring juga sering dikenal sebagai bagian dari layanan Lalu Lintas Giro (LLG). Namun, terdapat metode lainnya seperti Real Time Gross Settlement (RTGS) dan Real Time Online. Meski berbeda, ketiganya memiliki tujuan memindahkan uang antar rekening.
Meski sekarang sudah banyak metode transfer instan, sistem kliring masih digunakan untuk berbagai kebutuhan transaksi.
Baca juga: 6 Cara Mendapatkan 1 Miliar Pertama dengan Mudah, Nggak Instan tapi Realistis!
Sistem kliring berjalan melalui proses yang rapi dan otomatis agar transaksi antarbank bisa aman serta efisien.
Nasabah melakukan transfer ke rekening bank lain.
Data transaksi dari berbagai bank akan dikumpulkan dan dikelompokkan.
Setiap bank saling mengirim data transaksi secara elektronik.
Sistem menghitung total kewajiban dan hak masing-masing bank.
Dana diselesaikan dan dipindahkan sesuai hasil perhitungan.
Baca juga: Paylater dan Cicilan Digital, Solusi atau Jebakan Finansial Anak Muda?
Setelah transaksi selesai, sistem membuat laporan dan pengecekan data.
Semua proses diawasi agar tetap aman dan sesuai aturan.
Kliring memiliki banyak manfaat dalam dunia keuangan, di antaranya:
Proses pembayaran antarbank jadi lebih teratur dan praktis.
Karena dilakukan lewat sistem resmi perbankan.
Arus dana antarbank bisa dikelola lebih baik.
Kliring membantu transaksi usaha, pembayaran supplier, dan kebutuhan keuangan lainnya.
Baca juga: Mengenal Soft Saving, Atur Finansial ala Gen Z yang Lebih Realistis
Semua transaksi memiliki jejak data yang jelas.
Sistem pembayaran nasional jadi lebih stabil.
Kliring adalah proses penting dalam dunia perbankan untuk menyelesaikan transaksi antarbank secara aman dan efisien.
Meski sekarang ada banyak metode transfer cepat, kliring masih menjadi bagian penting dalam sistem keuangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Sahabat Pengadaian