dampak negara bangkrut dan penyebabnya (freepik)
INDOZONE.ID - Bayangkan suatu pagi kamu bangun, tapi harga kebutuhan pokok tiba-tiba melonjak jauh dari biasanya.
Uang yang kamu pegang terasa cepat habis, listrik mulai sering padam, dan barang-barang penting jadi sulit ditemukan.
Situasi yang terdengar seperti mimpi buruk ini sebenarnya bisa terjadi ketika sebuah negara mengalami krisis ekonomi hingga kebangkurutan.
Bukan hanya soal angka di berita, dampaknya langsung terasa di kehidupan sehari-hari masyarakat.
Lalu, seperti apa sebenarnya kondisi saat negara “bangkrut” dan kenapa hal itu bisa terjadi? berikut penjelasannya:
Sebelum kamu mengetahu dampanya seperti apa, ada baiknya kamu tahu daulu penyebabnya berikut ini:
Sebelum benar-benar bangkrut, biasanya ada beberapa sinyal yang mulai terlihat.
Ini penting untuk dipahami agar tidak mudah termakan hoaks.
Beberapa indikator yang sering muncul antara lain:
Kasus seperti Sri Lanka menjadi contoh nyata bagaimana krisis bisa berkembang perlahan sebelum akhirnya meledak.
Ketika negara mengalami krisis serius atau bahkan gagal bayar, yang paling merasakan dampaknya adalah masyarakat.
Inflasi tinggi bahkan bisa berubah menjadi hiperinflasi.
Harga kebutuhan pokok naik drastis dalam waktu singkat, sementara daya beli masyarakat justru turun.
Ketika impor terganggu dan distribusi tidak stabil, bahan bakar, obat-obatan, hingga makanan bisa sulit didapat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Opensocietyfoundations