Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 29 MARET 2026 • 10:30 WIB

Baru Gajian, Langsung Habis? Ini 5 Kesalahan Finansial Anak Muda yang Bikin Bokek

Baru Gajian, Langsung Habis? Ini 5 Kesalahan Finansial Anak Muda yang Bikin BokekIlustrasi baru gajian langsung habis (Sumber: Freepik)

INDOZONE.ID - Mendapatkan gaji pertama memang terasa campur aduk, bangga, senang, sekaligus ingin “healing” setelah lelah kuliah bertahun-tahun. Mulai dari checkout barang incaran, nongkrong tiap akhir pekan, hingga liburan tipis-tipis, semuanya terasa sah-sah saja.

Namun, hati-hati. Di balik euforia tersebut, ada jebakan yang sering tidak disadari. Justru di fase awal kerja inilah kebiasaan keuangan mulai terbentuk. Jika salah langkah, dampaknya bisa panjang, bahkan membuat kamu terjebak secara finansial di masa depan.

Agar tidak berujung penyesalan, berikut lima kesalahan finansial yang sering dilakukan di awal karier:

Tidak Punya Arah, Uang Mengalir Begitu Saja

Banyak yang berpikir, “Gaji masih kecil, santai dulu saja.” Padahal, ini justru waktu terbaik untuk mulai mengatur keuangan. Tanpa arah yang jelas, uang bisa habis tanpa terasa. Tidak perlu rumit, mulai saja dari hal sederhana seperti mencatat pengeluaran bulanan. Dari situ, kamu akan lebih sadar mana yang penting dan mana yang hanya impulsif.

Baca juga: 6 Cara Mengatur Keuangan Mahasiswa dari Gaji Magang, Biar Nggak Langsung Habis!

Terjebak Gaya Hidup ‘Harus Terlihat Mampu’

Baru Gajian, Langsung Habis? Ini 5 Kesalahan Finansial Anak Muda yang Bikin BokekIlustrasi gaji langsung habis (Sumber: Freepik)

Baru gajian, langsung meningkatkan gaya hidup. Nongkrong di tempat hits, membeli barang bermerek, hingga mengikuti tren agar tidak ketinggalan. Memang menyenangkan, tetapi sering kali membuat saldo menipis di tengah bulan. Menikmati hasil kerja tentu boleh, tetapi jangan sampai gengsi lebih besar dari isi rekening. Mampu membedakan kebutuhan dan keinginan adalah hal yang wajib.

Tidak Menyiapkan Dana Darurat

Masih banyak yang menganggap dana darurat tidak penting. Padahal, kondisi tak terduga bisa datang kapan saja, seperti sakit, kehilangan pekerjaan, atau kebutuhan mendesak lainnya. Memiliki dana cadangan minimal 3–6 bulan pengeluaran dapat menjadi penyelamat di situasi genting, sehingga kamu tidak perlu panik atau berutang.

Baca juga: Mau Gajian Aman Sampai Lebaran? Coba 5 Strategi Belanja Anti Boncos

Mudah Tergoda Cicilan

Saat ini, hampir semua barang bisa dibeli dengan sistem cicilan, mulai dari ponsel hingga liburan. Namun, jika tidak dikontrol, cicilan justru menjadi beban yang diam-diam menguras gaji setiap bulan. Idealnya, total cicilan tidak lebih dari 30% penghasilan. Ingat, cicilan bukan solusi utama jika tidak mendesak, sebaiknya ditunda.

Menunda Investasi karena Merasa ‘Masih Muda’

Banyak orang berpikir investasi bisa dilakukan nanti. Padahal, semakin cepat dimulai, semakin besar peluang keuntungan di masa depan. Waktu adalah aset paling berharga. Tidak perlu langsung besar, kamu bisa memulai dari instrumen sederhana seperti reksa dana atau emas digital. Yang penting konsisten dan memahami bahwa uang dapat berkembang jika dikelola dengan baik.

Kesalahan finansial di awal karier memang terlihat sepele, tetapi dampaknya bisa berlangsung lama. Kabar baiknya, semuanya masih bisa diperbaiki mulai sekarang.

Jangan menunggu sampai kondisi keuangan memburuk. Mulailah mengelola gaji dengan lebih bijak agar masa depan tidak sekadar menjadi rencana.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Treasury.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Baru Gajian, Langsung Habis? Ini 5 Kesalahan Finansial Anak Muda yang Bikin Bokek

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!