Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 22 FEBRUARI 2026 • 18:00 WIB

Tips Hemat Ramadan: Strategi Kelola Uang di Tengah Maraknya Bukber

Tips Hemat Ramadan: Strategi Kelola Uang di Tengah Maraknya BukberIlustrasi tips hemat selama bukan ramadan. (Sumber: gettyimage)

INDOZONE.ID - Ramadan itu bukan cuma soal menahan lapar dan haus sampai adzan Maghrib, tetapi juga soal mengelola pengeluaran dengan bijak. Di bulan puasa, godaan buat keluar duit malah bisa meningkat. Dari bukber yang nongkrong sana sini, jajan takjil, promo diskon lebaran, sampai beli baju baru, semua bisa bikin dompet makin tipis. Makanya, kamu butuh strategi hemat yang pintar biar Ramadan tetap penuh berkah tanpa bikin kantong kebobolan. Artikel ini bakal ngasih kamu tips hemat Ramadan yang gampang dipraktikkan supaya urusan finansial kamu tetap aman, bahkan di tengah maraknya bukber dan aktivitas sosial lainnya.

Kenapa Keuangan Bisa Boros Saat Ramadan?

Gak sedikit orang yang merasa pengeluaran selama Ramadan justru lebih banyak daripada bulan biasa. Ini karena banyak aktivitas sosial yang identik dengan bulan puasa seperti buka bersama alias bukber, ngabuburit di tempat makan, atau beli aneka makanan dan minuman buat buka puasa. Belum lagi godaan diskon dan promo di berbagai marketplace dan supermarket yang bikin kamu tergoda buat belanja barang tambahan. Fenomena ini bukan cuma dirasakan di Indonesia, tapi juga di berbagai negara ketika Ramadan tiba. Tanpa rencana anggaran yang jelas, pengeluaran bisa cepat membengkak dan bikin finansial kamu kacau. 

Mulai Dengan Rencana Anggaran Ramadan

Tips hemat Ramadan yang pertama adalah bikin rencana anggaran khusus buat bulan puasa. Artinya, kamu sudah menyiapkan perkiraan pengeluaran sejak awal, supaya nggak tiba-tiba boros pas ada bukber atau keperluan mendadak.

Biasanya, anggaran dibagi ke beberapa kategori, misalnya: kebutuhan utama seperti sahur dan buka, donasi atau zakat, hiburan seperti bukber dan ngabuburit, sampai pos khusus buat THR dan persiapan Idul Fitri. Dengan cara ini, kamu bisa lebih gampang tahu mana pengeluaran yang prioritas dan mana yang bisa dikurangi atau ditunda.

Baca juga: Sering Belanja Pas Sedih? Kenali Doom Spending dan Cara Atur Keuangan agar Tidak Boncos

Prioritaskan Kebutuhan, Bukan Keinginan

Selama Ramadan, prioritas utama pengeluaran harusnya tetap kebutuhan esensial duluan sebelum keinginan. Kebutuhan ini termasuk bahan makanan sahur dan buka, zakat fitrah dan sedekah, serta biaya transportasi kalau kamu harus mudik. Setelah itu, baru alokasikan dana untuk kegiatan sosial seperti bukber.

Dengan membedakan mana yang penting dan mana yang sekadar keinginan, kamu bisa menghindari pemborosan seperti terlalu sering bukber di tempat mahal atau boros beli camilan/takjil tiap sore. Strategi ini termasuk langkah dasar dalam tips hemat Ramadan yang sering dianjurkan para ahli finansial. 

Buat Daftar Belanja dan Menu Mingguan

Pengeluaran terbesar saat Ramadan seringkali datang dari makanan, baik itu sahur, berbuka, atau jajanan takjil. Untuk itu, salah satu cara hemat Ramadan yang efektif adalah membuat daftar belanja dan menu mingguan. Dengan daftar ini, kamu bisa belanja lebih efisien dan terhindar dari belanja impulsif karena lapar atau tergoda promo di supermarket.

Selain itu, rencana menu mingguan bikin kamu bisa belanja bahan pokok dalam jumlah yang cukup, sehingga mengurangi frekuensi belanja dan peluang buang makanan karena kebanyakan stok. 

Manfaatkan Promo dan Diskon Dengan Bijak

Biasanya jelang Ramadan sampai menjelang Idul Fitri, banyak toko offline maupun online yang menawarkan promo besar-besaran. Diskon ini bisa kamu manfaatkan untuk belanja kebutuhan sahur, buka, atau kado lebaran. Tapi di sinilah perlu self-control karena promo bisa bikin kamu tergoda beli barang yang sebenarnya gak perlu.

Tips hemat Ramadan adalah fokus pada promo yang benar-benar membantu menekan pengeluaran, seperti diskon bahan makanan, cashback untuk belanja iftar, atau promo grup buka puasa yang lebih ekonomis dibandingkan makan sendirian.

Kurangi Frekuensi Bukber di Tempat Mewah

Bukber memang asyik dan sering jadi ajang kumpul teman, keluarga, atau komunitas. Namun, terlalu sering buka puasa di restoran atau tempat yang mahal bisa bikin anggaran membengkak. Cara hemat Ramadan yang bisa kamu coba adalah batasi frekuensi bukber di tempat mahal, atau pilih lokasi yang lebih hemat seperti warung lokal atau potluck di rumah.

Kamu juga bisa merencanakan bukber bareng teman dimana semua orang membawa makanan sendiri, sehingga biaya jadi lebih ringan. Ini bukan cuma bikin dompet aman, tapi juga bikin suasana buka semakin hangat dan personal.

Simpan Dana Darurat dan Alokasikan Sedekah

Tips Hemat Ramadan: Strategi Kelola Uang di Tengah Maraknya BukberCara mengatur keuangan 3 jt (Freepik)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Thenationalnews.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Tips Hemat Ramadan: Strategi Kelola Uang di Tengah Maraknya Bukber

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!