Ilustrasi Disposable Income. (Freepik/mehaniq)
INDOZONE.ID - Pernah nggak sih kamu ngerasa gaji lumayan, tapi entah kenapa uangnya cepat banget habis?
Baru awal bulan, saldo udah mulai ngos-ngosan. Nah, di sinilah konsep disposable income jadi penting buat dipahami, apalagi buat anak muda yang lagi belajar ngatur keuangan rumah tangga atau pribadi.
Disposable income bukan sekadar istilah ekonomi di buku pelajaran, tapi beneran nyambung sama kehidupan sehari-hari, dari bayar kos, jajan kopi, sampai nabung buat masa depan.
Disposable income sering muncul dalam pembahasan ekonomi, karena jadi indikator penting buat ngeliat seberapa besar kemampuan belanja masyarakat.
Semakin besar disposable income, biasanya daya beli juga makin kuat. Artikel ini bakal ngebahas apa itu disposable income, kenapa perannya penting, dan gimana cara ngitungnya secara runtut tapi tetap santai, merujuk pada penjelasan dari YouTube/Bimbel Cyber.
Baca juga: Saham Suspend: Ketika Perdagangan Dihentikan Sementara dan Bikin Investor Deg-degan
Disposable income adalah pendapatan yang benar-benar siap dipakai buat kebutuhan hidup.
Singkatnya Disposable Income atau yang biasa disingkat DI, ini uang yang tersisa setelah pendapatan pribadi dikurangi pajak langsung.
Jadi, bukan gaji kotor, bukan juga pendapatan nasional yang ribet, tapi uang yang secara realistis bisa kamu belanjakan.
Dalam konteks ekonomi rumah tangga, disposable income ini menentukan gaya hidup seseorang.
Kalau DI besar, orang cenderung lebih leluasa belanja, liburan, atau investasi. Tapi kalau kecil, ya mau nggak mau harus lebih hemat dan super selektif soal pengeluaran.
Disposable income juga sering dipakai pemerintah dan ekonom buat ngukur kesejahteraan masyarakat.
Soalnya, angka ini lebih mencerminkan kondisi riil dibanding sekadar pendapatan nasional atau PDB.
Buat rumah tangga, disposable income itu ibarat napas. Dari sinilah semua keputusan keuangan diambil.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube