Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 27 JANUARI 2026 • 15:20 WIB

Penyebab Nilai Tukar Rupiah Rendah dan Dampak Nyatanya buat Kehidupan Sehari-hari!

Penyebab Nilai Tukar Rupiah Rendah dan Dampak Nyatanya buat Kehidupan Sehari-hari!Ilustrasi - Uang rupiah. (Istimewa)

INDOZONE.ID - Nilai tukar rupiah yang terus melemah belakangan ini makin terasa dampaknya dalam kehidupan sehari-hari.

Oleh karena itu banyak orang bertanya-tanya, sebenarnya apa saja penyebab nilai tukar rupiah rendah dan kenapa efeknya bisa sedekat ini dengan dompet kita. 

Padahal, pergerakan rupiah dipengaruhi banyak faktor, dari kondisi global sampai kebijakan dalam negeri.

Nah, bagi kamu yang penasaran, berikut penyebab nilai tukar rupiah lengkap dengan dampaknya.

Penyebab Nilai Tukar Rupiah Rendah 

Sebelum kamu mengetahui lebih rinci dampak dari nilai tukar rendah, ada baiknya kamu mengetahui penyebabnya terlebih dahulu:

1. Kebijakan Suku Bunga The Federal Reserve (The Fed)

Ketika bank sentral AS memberi sinyal kenaikan atau mempertahankan suku bunga tinggi, investor global cenderung mengalihkan dana ke dolar AS. 

Dolar dianggap lebih aman dan memberikan imbal hasil lebih menarik. Akibatnya, permintaan dolar meningkat dan nilai rupiah ikut tertekan.

2. Defisit Neraca Perdagangan

Jika nilai impor lebih besar dibanding ekspor, kebutuhan dolar untuk transaksi luar negeri ikut melonjak. 

Ketika pasokan dolar tidak sebanding dengan kebutuhan tersebut, maka posisi rupiah menjadi melemah. Kondisi ini membuat kurs rupiah semakin rentan terhadap tekanan.

3. Gejolak Ekonomi dan Politik Global

Adanya perang, krisis ekonomi, hingga lonjakan harga minyak menciptakan ketidakpastian di pasar global. Jadi negara berkembang seperti Indonesia sering terdampak karena biaya impor energi meningkat. 

Baca juga: Daftar 10 Mata Uang Terlemah di Dunia Terhadap Dolar AS, Ada Rupiah?

Selain itu, investor asing menjadi lebih berhati-hati dalam menanamkan modalnya.

4. Tingginya Permintaan Dolar di Dalam Negeri

Pada periode tertentu, seperti akhir tahun, kebutuhan dolar meningkat untuk pembayaran utang luar negeri dan impor. Lonjakan permintaan ini membuat nilai tukar rupiah kembali tertekan. Semakin besar kebutuhan dolar, semakin berat pula tekanan pada rupiah.

5. Melemahnya Ekspor dan Investasi Asing

Turunnya permintaan global terhadap komoditas Indonesia mengurangi pemasukan devisa. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Sahabat Pengadaian

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Penyebab Nilai Tukar Rupiah Rendah dan Dampak Nyatanya buat Kehidupan Sehari-hari!

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!