Ilustrasi Kesalahan Keuangan. (Foto: Freepik @rawpixel-com)
INDOZONE.ID - Siapa yang pernah ngerasain hidup kayak sirkus finansial? Mimpi punya tabungan, tapi kenyataannya setiap bulan gaji habis duluan, malah utang makin numpuk. Bahkan, banyak yang terjebak dalam lingkaran gali lubang tutup lubang, alias ngutang baru buat nutup utang lama. Eits, hati-hati! Itu bisa bikin kamu makin terjerat debt cycle yang susah keluar.
Tenang, bukan cuma kamu aja yang ngalamin. Banyak orang di seluruh dunia juga pernah ngerasain hal yang sama. Tapi kabar baiknya, pakar keuangan internasional punya cara-cara nyata buat bantu kamu keluar dari utang tanpa harus nyerah. Yuk, kita bahas pelan tapi pasti biar kamu nggak stuck di lingkaran utang selamanya.
Sebelum kita bahas cara keluar dari utang, kamu harus tahu dulu kenapa kebanyakan orang kecemplung ke dalam utang yang makin numpuk.
Secara sederhana, kondisi ini biasanya terjadi karena:
Nah, yang sering bikin “gali lubang tutup lubang” makin parah adalah kebiasaan ngutang baru sebelum menyelesaikan utang lama, yang justru bikin siklus utang makin panjang.
Baca juga: 7 Langkah Mengatur Keuangan untuk Pengantin Baru, Biar Hidup Lebih Tenang dan Bebas Utang
Pakar keuangan dunia sudah memberikan banyak strategi yang bisa kamu pakai buat keluar dari lilitan utang. Cara-cara ini sederhana, logis, dan terbukti efektif kalau kamu disiplin. Berikut tipsnya:
Langkah pertama yang biasa disarankan pakar adalah membuat anggaran atau budget. Kamu harus tahu persis ke mana saja uangmu pergi setiap bulan. Tanpa budget, kamu bakal kesulitan melihat kebocoran finansial di pos-pos kecil seperti kopi mahal atau langganan yang nggak kepakai.
Contohnya:
Kalau kamu disiplin dengan budget ini, kamu sudah naik satu level dari kebanyakan orang.
Pakar finansial juga menyarankan dua strategi populer untuk melunasi utang:
Keduanya punya tujuan yang sama, yaitu bikin progres kamu makin jelas, bukan cuma berputar di tempat.
Ilustrasi melunasi utang. (Freepik)
Pernah dengar istilah “utang buat nutup utang”? Itu ibarat nambah air di rumah yang kebanjiran. Solusinya nggak ada, malah makin parah. Strategi finansial yang sehat adalah no new debt, alias jangan ambil utang baru sebelum utang lama benar-benar selesai.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Forbes.com