Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 06 JANUARI 2026 • 11:00 WIB

IHSG Menguat di Awal Pembukaan, Pasar Dinilai Abai atas Serangan AS ke Venezuela

IHSG Menguat di Awal Pembukaan, Pasar Dinilai Abai atas Serangan AS ke VenezuelaIlustrasi - Pekerja melintasi layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/rwa.

INDOZONE.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi menguat hari ini, Selasa (6/1/2026), seiring diabaikannya serangan Amerika Serikat ke Venezuela beberapa hari lalu.

IHSG dibuka menguat 25,42 poin atau setara 0,29 persen ke posisi 8.884, 62. Pada saat yang sama, indeks LQ45 yang berisi  45 saham unggulan juga menguat 1,66 poin atau 0,19 menjadi posisi 861,44.

"Berdasarkan analisa teknikal, kami melihat IHSG berpotensi menguat terbatas dengan support dan resistance 8.730- 8.920," ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus, seperti dilansir Antara, Selasa (6/1/2026).

Baca juga: Pemerintah Perpanjang PPN DTP 100% untuk Rumah Hingga Rp5 Miliar di 2026

Menurut Nico, pelaku pasar mancanegara cenderung tidak peduli dengan situasi yang terjadi antara Amerika Serikat dan Venezuela saat ini, ditambah adanya optimisme pemulihan ekonomi.

Ia juga melihat bahwa tidak ada gejolak pada harga minyak di tengah konflik tersebut. Ini karena cadangan minyak masih bisa terjaga dengan baik.

Lanjut, harga emas juga naik secara signifikan karena reaksi atas tensi geopolitik.

Sedangkan di domestik, pemerintah melanjutkan insentif PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) buat pembelian rumah tapak dan susun di 2026. Kebijakan ini tertulis dalam PMK Nomor 90 Tahun 2025, yang efektif berlaku per 1 Januari 2026.

Melalui atur tersebut, insentif PPN DTP untuk rumah baru dan siap huni bakal diberikan dengan maksimal harga Rp5 miliar, khusus untuk bagian harga Rp2 miliar. Upaya ini untuk menopang pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan daya beli masyarakat.

Baca juga: 15 Kriteria UMK untuk Peroleh Sertifikat Halal Gratis 2026

Fasilitas ini diberikan saat penyerahan pertama oleh pengembang, yang dibuktikan dengan AJB atau PPJB luas. Lalu dilengkapi berita acara serah terima selama 1 Januari - 31 Desember 2026.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan adanya surplus neraca perdagangan mencapai 2,66 miliar USD. Lalu inflasi Desember 2025 sebesar 0,64 month-to-month (mtm) dan 2,92 persen year-on-year (yoy).

Pada perdagangan kemarin, Senin (05/01), pasar saham Eropa ditutup serempak menguat, seperti Euro Stoxx 55 menguat 1,30 persen FTSE 199 Inggris naik 0,54 persen, DAX Jerman naik 1,34 persen,  dan CAC Prancis menguat 0,20 persen.

Baca juga: Harga Emas Antam Meroket Hari Ini, Tembus Rp2,5 Juta per Gram

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

IHSG Menguat di Awal Pembukaan, Pasar Dinilai Abai atas Serangan AS ke Venezuela

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!