Ilustrasi Penyesalan Keuangan. (Foto: Freepik @benzoix)
INDOZONE.ID - Setiap orang pasti pernah bikin keputusan keuangan yang kalau diingat lagi bikin geleng-geleng kepala. Hal ini juga dialami narasumber dari YouTube/SUARA BERKELAS.
Ia cerita kalau dulu pernah ikut saran “punya uangnya diinvestasikan, barangnya dicicil.” Contohnya waktu beli iPhone 16.
Saat itu, ia sudah punya uang Rp20 juta, tapi malah diputar dulu ke reksadana pasar uang, sementara iPhone-nya dicicil tiap bulan. Secara teori kelihatan menguntungkan. Uang tetap bekerja, barang bisa dipakai.
Tapi ternyata, nyicil setahun terasa panjang banget. Setiap gajian harus kepotong cicilan, bikin hati nggak tenang.
Dari situ, ia sadar kalau hidup dengan cicilan panjang bukan gaya yang cocok. Itu jadi penyesalan sekaligus pelajaran penting yang tidak ingin diulang.
Baca juga: Mindset Keuangan Wanita Berkelas: Cara Pintar Mengelola Uang dan Hidup Tanpa Stres Finansial
Kalau soal keluarga, ceritanya justru berbeda. Tidak ada penyesalan, malah banyak rasa syukur. Anak menjadi motivasi terbesar untuk kerja lebih keras.
Keinginannya sederhana yaitu anak bisa sekolah di lingkungan yang baik, penuh respek pada anak, tanpa hukuman yang nggak perlu.
Sekolah yang bagus juga bukan cuma untuk anak, tapi juga untuk orang tua. Narasumber bilang, komunitas orang tua di sekolah bisa jadi sumber inspirasi.
Ketemu orang tua yang sukses, rajin, atau punya usaha besar bikin semangat ikut terpacu.
Jadi, memilih sekolah anak ternyata bukan sekadar soal kualitas akademik, tapi juga tentang bertumbuh bersama sebagai orang tua.
Selain pengalaman pribadi, narasumber juga sering melihat cerita berat dari orang-orang sekitar.
Tantangan terbesar biasanya datang ketika masalah keuangan muncul dari keluarga. Ada yang orang tuanya tiba-tiba punya utang miliaran, ada yang kakaknya terjerat pinjol, atau terpaksa melunasi tanggungan keluarga tanpa pernah tahu sebelumnya.
Baca juga: Cara Membangun Relasi Sehat dengan Uang, Ini Caranya!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube